
KabarJawa.com– Cuaca ekstrem yang melanda Kota Yogyakarta pada Jumat siang kembali memunculkan dampak serius di wilayah Mergangsan.
Sebuah pohon besar tumbang dan menutup akses jalan di Blok D Perumahan Tamansiswa Indah.
Tidak hanya menghalangi jalur lalu lintas, batang pohon tersebut juga menimpa kabel listrik dan memicu potensi gangguan pada jaringan penerangan.
Mengetahui kejadian itu, Kapolsek Mergangsan AKP Fitri Anto Heri Nugroho, S.H., M.H. bergerak cepat. Bersama Ipda Suhariyadi, S.H. dan Aiptu Dwi Heriyanto, S.Sos., Kapolsek langsung turun ke lokasi kejadian pada pukul 13.30 WIB.
Tanpa menunggu bantuan tambahan, jajaran Polsek Mergangsan segera berkoordinasi dengan warga sekitar. Mereka bergotong royong melakukan evakuasi pohon tumbang itu menggunakan gergaji mesin.
Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah sisa hujan dan tiupan angin yang masih cukup kuat. Suara mesin gergaji berpadu dengan teriakan komando dari petugas yang memastikan keselamatan warga di sekitar area kejadian.
Langkah cepat dan sigap Kapolsek bersama anggotanya membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, akses jalan kembali terbuka.
Petugas PLN yang turut membantu berhasil mengamankan kabel listrik yang tertimpa. Arus listrik pun kembali normal, mengakhiri ketegangan yang sempat membuat warga cemas.
“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat kami imbau untuk selalu waspada terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang, terutama di wilayah yang banyak pepohonan tua. Segera laporkan jika terjadi kejadian serupa agar kami dapat menangani dengan cepat,” ujar AKP Fitri Anto Heri Nugroho.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa cuaca ekstrem di musim pancaroba dapat menimbulkan bahaya mendadak.
Kesigapan aparat kepolisian, sinergi dengan warga, dan koordinasi cepat dengan instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat.
Kondisi di Perumahan Tamansiswa Indah telah kembali aman dan terkendali. Namun, Polsek Mergangsan tetap bersiaga di lapangan.
Pihak Polsek ingin memastikan tidak ada gangguan susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda Yogyakarta. (ef linangkung)