
KABARJAWA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menyemarakkan dunia pariwisata heritage Indonesia.
KAI Wisata menambah koleksi kereta wisata jadul dengan menghadirkan perjalanan reguler bulanan Kereta Uap Wisata KA “Baru Klinthing” relasi Ambarawa–Tuntang (PP) yang akan mulai beroperasi pada 13 Juli 2025 mendatang.
KAI Wisata menghadirkan konsep wisata sejarah yang menembus batas zaman. Wisatawan akan merasakan sensasi menunggangi kereta kayu dengan lokomotif uap klasik, lengkap dengan dentuman mesin uap yang membangkitkan nostalgia.
Kereta “Baru Klinthing” membawa penumpang menikmati atmosfer masa lampau, seakan menelusuri kisah kejayaan transportasi kereta api Indonesia pada era kolonial.
Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, menegaskan komitmen perusahaan dalam melestarikan sejarah. KA Baru Klinthing merupakan salah satu ikon wisata sejarah yang KAI miliki.
“Lewat program ini, kami ingin memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan sekaligus mengangkat nilai historis perkeretaapian Indonesia,” ujar Eko.
Jadwal, Harga Tiket, dan Fasilitas Penunjang
KAI Wisata menetapkan harga tiket KA “Baru Klinthing” mulai Rp395.000 hingga Rp495.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk tiket masuk Museum Kereta Api Ambarawa, pemandu wisata selama perjalanan, hingga welcome drink untuk penumpang kelas VIP.
Penumpang dapat menikmati perjalanan setiap hari Minggu di tanggal-tanggal tertentu dengan keberangkatan pukul 13.30 WIB. KAI Wisata membuka pemesanan tiket mulai H-14 selama tiket masih tersedia.
Jadwal perjalanan KA “Baru Klinthing” telah ditentukan pada:
- 13 Juli 2025
- 17 Agustus 2025 (bertepatan dengan HUT RI)
- 14 September 2025
- 12 Oktober 2025
- 9 November 2025
- 14 Desember 2025 (libur akhir tahun)
Perusahaan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai sarana edukasi. Pihaknya berharap perjalanan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan budaya transportasi Indonesia secara langsung.
Kereta Wisata “Baru Klinthing” membuka kesempatan bagi orang tua yang ingin mengajak anak-anaknya menikmati liburan sekolah sambil belajar sejarah.
Tiket anak berlaku mulai usia 3 tahun ke atas dan KAI Wisata mewajibkan calon penumpang datang 30 menit sebelum jadwal keberangkatan di Stasiun Kereta Api Ambarawa.
KAI Wisata terus menegaskan komitmennya untuk mengembangkan layanan pariwisata berbasis transportasi yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.
Perusahaan ini juga berupaya mendorong pelestarian warisan budaya melalui pengalaman perjalanan yang autentik dan inspiratif, agar generasi masa depan tidak melupakan sejarah panjang transportasi Indonesia.