Jembatan Pandansimo Gunakan Teknologi Modern Karya Anak Bangsa, Megah dengan 3 Plaza Publik

Bagikan :
Jembatan Pandansimo  menghubungkan Bantul dan Kulon Progo, dilengkapi area plaza pejalan kaki. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Jembatan Pandansimo resmi berdiri megah di atas Sungai Progo, menyambungkan Kabupaten Bantul dengan Kulon Progo. Proyek ini memancarkan kebanggaan karena menggunakan teknologi modern hasil inovasi anak bangsa.

Pengawas proyek dari Kementerian PUPR, Vederieck Yahya, menegaskan bahwa proses pembangunan jembatan ini mengadopsi berbagai teknologi konstruksi mutakhir.

Tim konstruksi menggunakan Corrugated Steel Plate (CSP) sebagai struktur utama baja bergelombang yang ringan namun kokoh. Mereka juga memasang Lead Rubber Bearing (LRB) untuk meredam guncangan gempa bumi.

Selain itu, tim proyek mengimplementasikan Mechanically Stabilized Earth Wall (MSE Wall) yang fleksibel terhadap pergerakan tanah. Para pekerja pun memanfaatkan Mortar Bosa sebagai bahan perekat khusus untuk elemen struktural jembatan.

“Kalau alat ukur seismik khusus untuk mengukur kedalaman belum ada karena itu ranahnya perencanaan. Tapi intinya jembatan ini sudah bisa untuk meredam gempa dan likuifaksi,” ucap Vederieck saat meninjau lokasi proyek, Senin, 30 Juni 2025.

Tim pembangunan menyiapkan jembatan ini agar tahan menghadapi kondisi ekstrem wilayah pesisir selatan Jawa. Meskipun alat ukur seismik belum terpasang, pihak pengawas meyakini struktur jembatan sudah memiliki kemampuan optimal dalam meredam dampak gempa bumi maupun likuifaksi.

Baca juga  Penjualan Tiket Kereta Api Angkutan Lebaran 2026 Dibuka, KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Masyarakat Segera Rencanakan Perjalanan

Plaza Publik dan Harapan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Jembatan Pandansimo tidak hanya berfungsi sebagai penghubung vital mobilitas warga Bantul dan Kulon Progo. Pemerintah juga menyiapkan tiga area plaza publik, yakni Plaza A, Plaza B, dan Plaza C. Ketiga plaza ini dirancang menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi pejalan kaki.

Vederieck memastikan bahwa pengelola melarang aktivitas jual beli di area pedestrian jembatan, termasuk oleh pedagang keliling atau starling (pedagang kopi keliling).

“Tidak boleh ada pedagang di area pedestrian. Kami menyiapkan penjagaan, baik dari CCTV maupun penjaga langsung yang selalu mengawasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa sistem keamanan jembatan dilengkapi CCTV, pengeras suara peringatan, dan pos penjagaan di sisi barat jembatan. Pengelola ingin masyarakat menggunakan plaza tersebut sebagai area santai dan aktivitas pejalan kaki tanpa terganggu aktivitas komersial.

“Harapannya di tempat-tempat ini teman-teman atau masyarakat bisa menggunakannya untuk area terbuka tapi khusus pejalan kaki,” tambah Vederieck.

Kehadiran Jembatan Pandansimo disambut antusias oleh DPRD DIY. Sekretaris Komisi C DPRD DIY, Koeswanto, menyatakan jembatan ini memiliki peran strategis. Ia meminta agar pemerintah segera membuka akses jembatan demi mendukung mobilitas warga.

Baca juga  Menteri Hukum Tinjau Pos Bantuan Hukum di Kalurahan Sukoreno, Manfaat Konkret di Tingkat Akar Rumput

“Kami kunjungan ke Jembatan Pandansimo karena ini usulan dari Kementerian. Jadi segera bisa dibuka karena ini sudah selesai sejak dibangun dari 17 November 2023. Ini sudah bulan Juni, harusnya segera dibuka untuk akses masyarakat kita dari Kulon Progo dan Bantul,” ujarnya.

Senada, Suwardi, anggota Komisi C lainnya, menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir selatan yang selama ini tergolong kawasan marginal secara ekonomi.

“Masyarakat kita yang ada di pinggiran selatan ini termasuk masyarakat marginal bagi DIY. Harapan kita dengan kehadiran Jembatan Pandansimo bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dengan JJLS yang nanti bisa difungsikan dengan baik,” ungkap Suwardi.

Kini, jembatan megah karya anak bangsa itu menunggu waktu peresmian. Warga DIY menanti manfaat strategisnya, dari efisiensi distribusi logistik hingga pembukaan isolasi ekonomi kawasan selatan.

Jembatan Pandansimo berdiri bukan hanya sebagai infrastruktur penghubung, melainkan juga simbol kebangkitan teknologi konstruksi Indonesia.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya