Jalur Kereta Gantung Prambanan 8 Km Tembus Kawasan Lahan Sawah Dilindungi, Pemkab Sleman Dampingi Proses Perizinan

Bagikan :
Kawasan perbukitan Prambanan Sleman diproyeksikan memiliki wahana wisata kereta gantung sepanjang 8 kilometer. (TJ)

KabarJawa.com – Kabupaten Sleman mulai menyiapkan proyek wisata modern berupa kereta gantung sepanjang sekitar 8 kilometer di kawasan perbukitan Prambanan. Proyek bernilai investasi sekitar Rp200 miliar itu digadang-gadang bakal menjadi ikon wisata baru di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute kereta gantung dirancang menghubungkan sejumlah destinasi populer di wilayah timur Sleman, mulai dari kawasan Candi Banyunibo, Candi Miri, Tebing Breksi hingga area dekat Candi Ijo.

Kawasan yang selama ini dikenal lewat panorama bukit kapur dan wisata budaya itu diproyeksikan memiliki pengalaman wisata baru dari udara.

Bayangan kabin kereta gantung yang melintas di atas gugusan perbukitan Prambanan mulai ramai dibicarakan masyarakat sejak rencana proyek tersebut muncul ke publik.

Investor Siapkan Proyek Wisata Modern di Sleman

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih, mengatakan ide pembangunan kereta gantung sepenuhnya berasal dari investor swasta.

Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini fokus mendampingi proses perizinan agar proyek dapat berjalan sesuai aturan.

Menurut Triana, kawasan Prambanan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat wisata unggulan nasional karena masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Baca juga  12 Tempat Healing di Jogja yang Menenangkan Jiwa dan Menyegarkan Pikiran

“Pemerintah daerah terbuka terhadap investasi yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Jalur Kereta Gantung Sajikan Panorama Perbukitan

Rute wisata udara itu dirancang melintasi lanskap khas perbukitan timur Sleman yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan.

Dari ketinggian, pengunjung nantinya bisa menikmati hamparan bukit kapur, area hijau, hingga situs cagar budaya yang tersebar di kawasan Prambanan.

Kawasan Tebing Breksi sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu titik favorit wisatawan untuk menikmati matahari terbenam.

Sementara Candi Ijo menawarkan panorama Kota Yogyakarta dari dataran tinggi yang sering dipadati pengunjung menjelang sore.

Jika proyek berjalan sesuai rencana, wisatawan nantinya dapat berpindah antardestinasi tanpa harus menempuh jalur darat yang berkelok dan menanjak.

Investasi Rp200 Miliar Dinilai Dorong Ekonomi Lokal

Nilai investasi proyek diperkirakan mencapai Rp200 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalur lintasan, stasiun pemberhentian, hingga fasilitas pendukung wisata lainnya.

Masuknya investasi besar ke sektor pariwisata dinilai menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor terhadap kawasan wisata timur Sleman.

Baca juga  Dua Kecelakaan Maut di Jalur Prambanan, KAI Tunggu Hasil Investigasi

Apalagi akses menuju Prambanan kini semakin terbuka setelah hadirnya pintu tol Prambanan yang mempercepat konektivitas dari Yogyakarta maupun Jawa Tengah.

Warga sekitar juga diperkirakan akan merasakan dampak ekonomi langsung dari proyek tersebut.

Biasanya, kawasan wisata baru memicu pertumbuhan usaha kecil seperti kuliner, penginapan, jasa transportasi lokal, hingga ekonomi kreatif warga.

Di sejumlah destinasi sekitar Prambanan, geliat UMKM wisata memang mulai terlihat meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.

Proses Perizinan Masih Jadi Tantangan

Meski mendapat dukungan pemerintah daerah, proyek kereta gantung tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan administratif.

Salah satunya berkaitan dengan proses Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

Sebagian jalur yang direncanakan diketahui melintasi kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), sehingga membutuhkan pembahasan lebih lanjut bersama Kementerian ATR/BPN.

Selain itu, proyek juga memerlukan izin penggunaan tanah kas desa yang kewenangannya berada di tingkat pemerintah provinsi.

Koordinasi lintas instansi masih terus dilakukan agar seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi dan tidak mengganggu tata ruang kawasan Prambanan.

Baca juga  Sembunyi di Bawah Tumpukan Kayu, Pencuri Motor di Dlingo Akhirnya Dibekuk Polisi

Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Baru DIY

Jika seluruh proses berjalan lancar, kereta gantung Prambanan diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata baru di Indonesia.

Perpaduan wisata budaya, panorama alam perbukitan, dan transportasi wisata modern dinilai akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Saat senja turun di kawasan karst Prambanan, wisatawan nantinya bisa menikmati panorama matahari terbenam dari dalam kabin yang melayang di atas perbukitan.

Gambaran itu yang kini mulai memantik rasa penasaran masyarakat dan pelaku wisata di DIY.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid