Jadi Kota Wakaf, Program Budidaya Melon Berbasis Zakat Hasilkan Panen Perdana di Gunungkidul

Bagikan :
Budidaya Melon Berbasis Zakat/Foto: Pemkab Gunungkidul

KABARJAWA- Kabupaten Gunungkidul resmi menyandang predikat sebagai salah satu dari enam Kota Wakaf di Indonesia.

Predikat ini bukan sekadar gelar, tetapi menjadi bukti nyata bahwa potensi zakat dan wakaf dapat menggerakkan program pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Budidaya Melon Berbasis Zakat

Salah satu hasilnya kini terlihat dari panen perdana budidaya melon berbasis zakat di Kalurahan Siraman, Wonosari.

Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Gunungkidul sebagai Kota Wakaf karena wilayah ini memiliki potensi besar, baik dari sumber daya alam maupun dukungan sosial masyarakat.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, menegaskan bahwa Gunungkidul selalu memberi respon positif terhadap setiap program zakat dan wakaf.

“Gunungkidul mendapat respon luar biasa setiap kali ada program. Data terakhir bahkan menunjukkan Gunungkidul menjadi pengelola terbaik program wakaf. Banyak praktik baik lahir di sini, mulai dari budidaya alpukat di Wunung, kampung zakat, hingga budidaya melon di Siraman,” kata Nurhuda, Senin (18/8/2025).

Baca juga  Demonstrasi Gelombang Pertama di DPRD DIY Berlangsung Damai, Massa Mahasiswa Sampaikan Tuntutan Reformasi Total

Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat tidak boleh berhenti pada distribusi bantuan. Zakat harus dikelola secara produktif agar memberi manfaat jangka panjang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kampung Melon Siraman jadi Ikon Baru

Salah satu wujud nyata dari konsep zakat produktif hadir melalui Kampung Melon Siraman di Wonosari. Program ini merupakan gagasan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dan PT Paragon Technology and Innovation.

Sejak awal, program ini bertujuan bukan hanya untuk memberi bantuan, tetapi juga untuk menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Direktur LMI, Yanuari Dwi Prianto, menjelaskan bahwa program ini melibatkan 20 penerima manfaat yang semuanya merupakan warga sekitar.

Penanaman berlangsung sejak April 2025, kemudian pada pertengahan Agustus 2025 masyarakat bisa menyaksikan panen perdana.

“Di greenhouse seluas 336 meter persegi, kami menanam tiga varietas melon sekaligus, yaitu dalmation, kirin, dan kirani. Kami menggunakan teknologi light grow sehingga pertumbuhan tanaman lebih optimal. Total ada 1.024 batang melon yang kami tanam, dan dari jumlah itu diperkirakan 920 buah bisa dipanen dengan total 1,1 hingga 1,3 ton,” jelas Yanuari.

Baca juga  Rekomendasi Wisata Jogja Jalur Naik Sepeda Pagi Hari, Olahraga Sambil Lihat Pemandangan

Setiap buah melon memiliki berat rata-rata 1 hingga 2,3 kilogram. Hasil panen tidak menunggu lama untuk dipasarkan, karena sejak awal pihak pengelola sudah menjalin kerja sama dengan pasar ritel.

Skema ini membuat hasil panen langsung terserap dan memberi tambahan pendapatan yang signifikan bagi petani penerima manfaat.

Panen perdana melon di Gunungkidul menjadi bukti nyata bahwa zakat bisa dikelola secara produktif.

Bukan hanya sebatas penyaluran konsumtif, melainkan mampu menghasilkan nilai tambah dan membuka lapangan usaha baru.

“Ini bukti bahwa zakat bisa dikelola secara produktif, memberi nilai tambah, dan membawa berkah bagi masyarakat,” tegas Yanuari. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya