
KabarJawa.com – Hotel Tentrem Yogyakarta kembali menghadirkan pengalaman kuliner berkelas dunia melalui acara Michelin Star Dinner: Three Colors, One Table. Jamuan makan malam eksklusif ini menjadi bagian dari Pekan Gastronomi “Le Goût de France – Cita Rasa Prancis” 2025, yang diselenggarakan oleh Institut Français Indonesia (IFI).
Acara tersebut menjadi momentum langka di mana publik dapat menikmati kreasi langsung dari Chef Andrée Rosier, seorang peraih bintang Michelin asal Prancis, yang berkolaborasi dengan tim kuliner Hotel Tentrem.
Mengusung filosofi tiga warna yakni Biru, Putih, dan Merah, acara ini tidak hanya merepresentasikan bendera Prancis dan Indonesia, tetapi juga menjadi simbol persahabatan lintas budaya di meja makan.
Tiap warna membawa makna tersendiri: Biru (Nilima) melambangkan keanggunan dan ketenangan, diwujudkan lewat teknik fine dining dan seni plating khas kuliner Prancis. Putih (Shanti) mencerminkan kemurnian dan dasar dari setiap sajian, simbol dari basic culinary yang menjadi jiwa kuliner itu sendiri. Sementara Merah (Agni) menggambarkan semangat dan energi, diwujudkan melalui eksplorasi cita rasa Asia dan rempah Nusantara.
Melalui filosofi ini, “Three Colors, One Table” menjadi ruang pertemuan antara teknik kuliner Eropa dan kekayaan rasa Asia. Menu yang dihadirkan merupakan hasil perpaduan antara hidangan Prancis klasik, menu Chinese yang menggugah selera, dan cita rasa khas Nusantara yang kaya akan rempah.
Hotel Tentrem berupaya menjadikan acara ini bukan hanya sebagai jamuan makan malam, melainkan juga pengalaman sensorial yang mengajak tamu menjelajahi harmoni rasa, warna, dan budaya.
Michelin Star: Simbol Prestise Dunia Kuliner
Penghargaan Michelin Star pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan ban Michelin pada tahun 1900 sebagai panduan perjalanan di Prancis.
Namun, seiring waktu, Michelin Guide berkembang menjadi tolok ukur global dalam dunia kuliner, menilai restoran berdasarkan standar tertinggi dalam hal rasa, teknik, kreativitas, dan konsistensi.
Terdapat tiga tingkatan penghargaan Michelin Star:
- 1 Star: restoran yang sangat baik di kategorinya.
- 2 Stars: restoran yang layak dijadikan tujuan khusus.
- 3 Stars: pengalaman kuliner luar biasa yang pantas menjadi alasan perjalanan tersendiri.
Saat ini, hanya sekitar 3.500 restoran berbintang Michelin di seluruh dunia, yang sebagian besar berada di kota-kota gastronomi utama seperti Tokyo, Paris, Kyoto, dan London.
Indonesia sendiri belum memiliki Michelin Guide resmi, sehingga kehadiran seorang Michelin Star Chef di Yogyakarta menjadi kesempatan yang sangat langka untuk menikmati langsung standar kuliner kelas dunia.
Chef Andrée Rosier: Peraih MOF dan Michelin Star dari Prancis
Chef Andrée Rosier lahir di Bayonne, wilayah Basque, Prancis. Ia dikenal karena kemampuannya menyatukan tradisi kuliner Basque dengan sentuhan teknik gastronomi modern.
Pada tahun 2007, Rosier mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang meraih gelar Meilleur Ouvrier de France (MOF), penghargaan nasional Prancis yang sangat prestisius dan hanya diberikan setiap empat tahun sekali kepada profesional yang menunjukkan keahlian tertinggi di bidangnya.
Setahun kemudian, Chef Rosier mendirikan restoran Les Rosiers di Biarritz, yang sejak 2009 konsisten mempertahankan satu bintang Michelin.
Keberhasilannya menjaga standar tinggi selama lebih dari satu dekade membuktikan dedikasi dan konsistensinya terhadap kualitas dan inovasi dalam dunia kuliner.
Perpaduan Budaya dalam Cita Rasa
Acara Michelin Star Dinner: Three Colors, One Table bukan sekadar ajang menikmati hidangan eksklusif, tetapi juga bentuk perayaan atas harmoni budaya, filosofi, dan cita rasa.
Kolaborasi antara Chef Andrée Rosier dan tim kuliner Hotel Tentrem diharapkan menghadirkan pengalaman gastronomi yang menginspirasi sekaligus memperkaya khazanah kuliner di Yogyakarta.
Dengan dukungan Institut Français Indonesia, acara ini menegaskan komitmen Hotel Tentrem Yogyakarta untuk terus menghadirkan pengalaman kuliner berkelas internasional bagi para tamu.
Sebuah malam yang tak hanya menawarkan kelezatan di atas meja, tetapi juga kisah tentang bagaimana tiga warna yaitu Biru, Putih, dan Merah dapat berpadu dalam satu harmoni rasa yang tak terlupakan.***