Heboh Konten Editan Tugu Jogja ‘Ambruk’ Tuai Kecaman Warganet

Bagikan :
Heboh postingan viral seolah Tugu Jogja ambruk (Instagram// @jogja)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, jagat maya digegerkan oleh sebuah unggahan yang kemudian menjadi bahan perbincangan warganet, khususnya warga masyarakat Yogyakarta.

Sebuah konten visual yang beredar, khususnya melalui platform media sosial TikTok, menampilkan Tugu Jogja seolah-olah dalam kondisi ‘ambruk’ atau roboh.

Meski kemudian diketahui bahwa gambar tersebut hanyalah hasil editan semata, dampaknya terhadap perdebatan publik, terutama mereka yang sangat menjunjung tinggi nilai sejarah dan filosofi Tugu Yogyakarta.

Hingga saat artikel ini ditulis, sosok pembuat konten asli yang memicu kegaduhan ini masih belum jelas, dan kemungkinan besar unggahan tersebut telah dihapus dari peredaran.

Namun, jejak digitalnya sempat terekam, salah satunya melalui postingan ulang di akun Instagram @jogja. Dalam tangkapan layar yang tersebar luas, terlihat gambar Tugu Jogja yang menjadi simbol kebanggaan kota tersebut, tampak seolah roboh dengan kondisi yang mengkhawatirkan.

Konten ini disertai dengan sebuah caption dalam bahasa Jawa yang berbunyi, “salahe takon kok ragenah,” yang dapat diartikan sebagai “salahnya bertanya kok tidak jelas.”

Baca juga  Wakil Bupati Gunungkidul Ingatkan SPPG Harus Punya Standar Kualitas Gizi yang Jelas

Gejolak Reaksi Warganet

Tangkapan layar soal editan Tugu Jogja yang belakangan ramai jadi perbincangan warganet (Instagram// @jogja)

Unggahan ini pun  menuai reaksi keras dari mayoritas warganet. Terutama, masyarakat Yogyakarta yang memiliki ikatan emosional dan spiritual yang kuat dengan Tugu Jogja.

Kolom komentar, seperti yang terlihat dalam tangkapan layar yang beredar, dengan cepat dipenuhi oleh kritik tajam maupun teguran.

Salah satu komentar yang menonjol dan menarik perhatian berasal dari sebuah akun atas nama “SRI SULTAN HB X FAMILY”. Komentar tersebut menyuarakan teguran yang lugas serta menyoroti permasalahan etika dalam pembuatan konten.

Nyuwunsewu nggih mas,lain kali kalau mau buat konten difikir”dlu yaa,ini tugu jogja loh iconickya yogyakarta sumbu filosofi jg yg mna sdh diakui sangat bersejarah dan sakral sampeyan wong jogja kan?jdi pasti sdh tau asal usul tugu ini,yo rapopo nek buat konten” tpi kalau buat tempat bersejarah kyk gni jgn dibuat bahan bercandaan,” tulisnya, dilansir KabarJawa.com pada Minggu, 30 November 2025.

Penekanan pada Kesakralan Sumbu Filosofis

Selain teguran langsung, tak sedikit warganet lain yang turut menekankan pentingnya menjaga kesakralan dan nilai historis Tugu Yogyakarta.

Baca juga  Sungai di Gunungkidul Meluap: Dua Kapal Nelayan Rusak, Puluhan Warung Pantai Baron, Kukup, dan Drini Tergenang Air

Moyortas menyoroti bahwa penggunaan simbol yang menjadi bagian dari Sumbu Filosofis sebagai bahan candaan atau konten hoaks merupakan tindakan yang tidak hanya melanggar etika, tetapi juga menunjukkan ketidakpekaan terhadap sensitivitas budaya lokal.

Argumentasi warganet berkisar pada gagasan bahwa warisan seperti Tugu Jogja semestinya dihormati, dijaga, dan dilestarikan, bukan malah dijadikan objek untuk mencari sensasi atau hiburan murahan di media sosial.

Sementara, berdasarkan pantauan KabarJawa.com, diketahui bahwa saat ini kondisi Tugu Jogja masih seperti sediakala. Sehingga, apa yang tampil dalam unggahan yang beredar dapat dipastikan merupakan hasil editan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya