
KabarJawa.com — Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meningkat signifikan pada H+1 Lebaran 2026.
Data Dinas Pariwisata Bantul mencatat sebanyak 16.988 wisatawan berkunjung hingga pukul 19.00 WIB.
Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menyampaikan bahwa peningkatan kunjungan telah terjadi sejak awal libur Lebaran.
“Pada Jumat, 20 Maret 2026, kami mencatat sebanyak 4.338 wisatawan datang ke Bantul. Jumlah ini meningkat pada Sabtu, 21 Maret 2026, menjadi 8.510 wisatawan,” ujar Markus.
Lonjakan Kunjungan dan Kepadatan Lalu Lintas
Lonjakan jumlah wisatawan berdampak pada kepadatan lalu lintas, terutama di Jalan Parangtritis yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata pantai.
Sejak pagi, arus kendaraan menuju wilayah selatan Bantul didominasi kendaraan pribadi, bus pariwisata, dan sepeda motor.
Di sejumlah titik, kendaraan bergerak lambat dan sempat mengalami antrean panjang.
Kepadatan ini dipicu tingginya minat masyarakat memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga.
Bantul Masih Jadi Tujuan Wisata Favorit
Dinas Pariwisata mencatat bahwa Bantul tetap menjadi salah satu tujuan utama wisatawan selama periode libur Lebaran.
Faktor aksesibilitas, ragam destinasi wisata, serta biaya yang relatif terjangkau menjadi alasan utama tingginya kunjungan.
Wisata pantai di wilayah selatan menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi selama periode ini.
Dampak terhadap Ekonomi Lokal
Peningkatan jumlah wisatawan turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Pelaku usaha di sektor pariwisata, seperti pedagang makanan, jasa parkir, dan pelaku usaha mikro, mencatat peningkatan aktivitas dibandingkan hari biasa.
Kondisi ini dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan selama masa libur Lebaran.
Imbauan kepada Wisatawan
Pemerintah daerah mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban selama berwisata.
“Kami mengajak wisatawan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kebersihan, dan saling menghormati agar liburan tetap nyaman,” ujar Markus.
Dinas Pariwisata Bantul juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan pada hari-hari berikutnya.