Gunungkidul Siap Bertransformasi: Pembayaran Nontunai di Seluruh TPR Wisata Dimulai dari Pantai Baron

Bagikan :
Ilustrasi Pembayaran Nontunai TPR Wisata/Freepik

KabarJawa.com– Langit pagi di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul tampak cerah ketika geliat perubahan mulai terasa di sektor pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kini melangkah lebih jauh dengan menghadirkan inovasi berbasis digital yang tidak hanya menjanjikan kemudahan, tetapi juga transparansi dalam pengelolaan retribusi wisata.

Transformasi ini menandai babak baru dalam tata kelola pariwisata daerah yang semakin modern dan akuntabel.

Penerapan Pembayaran Nontunai di TPR Wisata

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat tata kelola pariwisata yang transparan, modern, dan berbasis data.

Ia menilai bahwa penerapan sistem pembayaran nontunai menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pengelolaan retribusi wisata yang selama ini masih menghadapi potensi kebocoran.

“Kami ingin memastikan setiap transaksi tercatat secara akurat dan real-time. Dengan sistem cashless, kami tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Harry.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memilih Pantai Baron sebagai pilot project dalam implementasi awal sistem ini.

Baca juga  Menelusuri Keindahan Alam di Watu Goyang Sambil Menunggu Sunset

Kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon pariwisata Gunungkidul tersebut memiliki kesiapan dan potensi besar untuk menjadi percontohan transformasi digital di sektor retribusi.

Langkah ini bukan sekadar uji coba teknologi, melainkan bagian dari strategi besar dalam membangun ekosistem pariwisata yang efisien dan terintegrasi.

Dalam pembahasan yang berlangsung intens, para pemangku kepentingan menyoroti kesiapan sarana dan prasarana sebagai faktor kunci keberhasilan implementasi.

Kesiapan perangkat pembayaran digital, stabilitas jaringan internet, serta pasokan listrik menjadi perhatian utama yang harus segera dipastikan.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Untuk itu, pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak dalam kolaborasi lintas sektor. Dukungan dari PLN, Bank BPD DIY, PDAM, serta Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi elemen penting dalam memperkuat fondasi implementasi sistem cashless ini.

Sinergi ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan teknis yang mungkin muncul di lapangan.

Target pun terbilang ambisius. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan peluncuran dan uji coba sistem pembayaran 100 persen non tunai di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Baron dapat terlaksana paling lambat awal Mei 2026.

Baca juga  Santai Sejenak di Bukit Mojo Gumelem, Tempat Wisata Baru dengan View Gunung Merapi yang Bikin Adem

Dengan target tersebut, seluruh persiapan kini dipacu secara maksimal agar implementasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Transformasi menuju pembayaran nontunai ini akan membawa berbagai manfaat signifikan. Selain meminimalisir potensi kebocoran pendapatan, sistem ini juga mampu mempercepat proses pelayanan di pintu masuk wisata.

Wisatawan tidak lagi harus antre lama untuk melakukan pembayaran secara tunai, melainkan cukup menggunakan metode digital yang praktis dan efisien.

Lebih dari itu, inovasi ini juga memberikan pengalaman baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul. Kemudahan transaksi, transparansi biaya, serta kecepatan layanan menjadi nilai tambah.

Hal tersebut dapat meningkatkan daya saing destinasi wisata di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah berani ini menunjukkan bahwa Pemkab Gunungkidul tidak hanya mengandalkan keindahan alamnya. Akan tetapi, mereka juga serius dalam membangun sistem pengelolaan pariwisata yang profesional dan berkelanjutan.

Dengan mulainya implementasi cashless payment di TPR wisata, Gunungkidul mengirimkan pesan kuat bahwa masa depan pariwisata daerah terletak pada inovasi, kolaborasi, dan keberanian untuk berubah. (ef linangkung)

Baca juga  KPID DIY Bangkitkan Kembali Eksistensi Radio Komunitas lewat Anugerah Penyiaran 2025

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya