Gubernur DIY Harapkan Dewan Kebudayaan Ikuti Perkembangan Zaman

Bagikan :
Inovasi dan kolaborasi: Harapan Sri Sultan bagi Dewan Kebudayaan DIY. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap Dewan Kebudayaan (DK) DIY mampu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Budaya, menurut Sri Sultan, adalah bagian dari peradaban manusia yang bersifat dinamis dan harus terus berkembang.

Diskusi Dewan Kebudayaan DIY dengan Gubernur DIY

Pernyataan tersebut disampaikan Sri Sultan dalam Diskusi Dewan Kebudayaan DIY bersama Gubernur DIY yang digelar di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta. Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut DK DIY untuk tidak hanya memberikan rekomendasi yang bersifat filosofis dan teknis, namun juga implementatif dan relevan.

“Tugas Dewan Kebudayaan membuat rekomendasi kepada gubernur. Karenanya tentu kami berharap tidak hanya rekomendasi yang menyangkut aspek filosofi dan teknik saja, tapi juga kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan Dewan Kebudayaan bisa terus mengikuti perkembangan zaman,” ujar Sri Sultan.

Ia juga mendorong DK DIY untuk aktif menjawab tantangan masa kini, guna meningkatkan indeks pembangunan kebudayaan baik di tingkat daerah maupun nasional.

Baca juga  Sri Sultan Minta MoU dengan BSSN Diperpanjang, DIY Siap Kembangkan Keamanan Siber Berbasis Budaya

Salah satu bentuk inovasi yang dapat dilakukan, menurut Sri Sultan, adalah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pakar filsafat, guna membentuk pola pikir masyarakat yang adaptif terhadap perubahan.

“Dewan Kebudayaan bisa pula berkolaborasi atau melakukan eksperimen lain sesuai kebutuhan. Misalnya, menggandeng pakar filsafat untuk membantu mengubah pola pikir masyarakat sebagai pelaku budaya,” imbuhnya.

Indeks Budaya DIY Masih Tertinggi, Namun Butuh Strategi Baru

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, mengungkapkan bahwa secara nasional tren indeks pembangunan kebudayaan mengalami penurunan sejak pandemi COVID-19. Meski demikian, DIY tetap menempati posisi teratas secara nasional.

“Alhamdulillah indeks pertumbuhan kebudayaan DIY selalu nomor satu. Namun karena secara nasional terjadi penurunan, kami juga terus berupaya agar indeks DIY bisa naik kembali,” jelas Dian.

Ia menambahkan bahwa situasi ini menuntut strategi baru agar capaian pembangunan kebudayaan tidak stagnan dan bisa menjadi acuan dalam perumusan kebijakan lintas sektor.

Dorongan untuk Kewenangan Monitoring

Sementara itu, anggota Dewan Kebudayaan DIY, Bakti Setiawan, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya telah menjalankan tahap monitoring terhadap implementasi rekomendasi, namun bersifat terbatas dan belum menjadi tugas resmi.

Baca juga  Mulai Rp65 Ribu, Hotel Avery Kusumanegara Hadirkan Iftar Ramadan Kareem dengan Arabian Corner dan Doorprize Menarik

“Selama ini monitoring hanya dilakukan jika ada permintaan dari OPD pelaksana. Jadi belum otomatis. Ke depan, alangkah baiknya jika Dewan Kebudayaan juga diberi kewenangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kebijakan strategis di bidang kebudayaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) merupakan alat ukur capaian pembangunan kebudayaan yang menjadi dasar dalam formulasi kebijakan serta koordinasi lintas sektor untuk pemajuan kebudayaan secara berkelanjutan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya