Gerak Cepat: Ada Kompensasi untuk Peternak Terdampak Antraks

Bagikan :
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (Foto: ef linangkung)

KABARJAWA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul bergerak cepat menyikapi wabah antraks yang kembali menyerang wilayahnya.

Dalam waktu dekat, Pemkab akan memberikan kompensasi kepada para peternak yang kehilangan ternak akibat penyakit tersebut.

Kompensasi untuk Peternak Terdampak Antraks

Bupati Gunungkidul telah memerintahkan penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur skema kompensasi bagi peternak terdampak.

Pemerintah ingin memastikan bahwa para peternak tidak lagi menyembelih atau menjual hewan sakit demi menghindari kerugian ekonomi.

“Kami akan siapkan Perbup untuk menjamin kompensasi kepada peternak yang hewannya mati karena antraks. Ini bentuk kehadiran negara dalam situasi sulit,” kata Bupati Gunungkidul dalam pernyataannya, Kamis (17/4/2025).

Pemkab mencatat, rata-rata setiap tahun sekitar 120 ekor ternak mati akibat berbagai penyakit, dan sekitar 20 ekor di antaranya karena antraks.

Berdasarkan data Dinas Peternakan, jumlah tersebut menjadi acuan Pemkab dalam menghitung nilai kompensasi yang akan diberikan.

“Kalau dikonversi per ekor, tinggal kita hitung saja x rupiah dikali jumlah ternak yang mati. Angkanya akan segera kami tetapkan setelah menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ujar Bupati.

Baca juga  Waspada Jelang Idul Adha 2026, Kasus PMK, Antraks, dan LSD Masih Ditemukan di DIY

Pengawasan Intensif

Pemkab juga meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk mengintensifkan pengawasan selama 60 hari ke depan. Mereka mengambil langkah ini setelah ada satu warga yang positif antraks setelah menyembelih ternaknya sendiri.

“Kami minta laporan harian. Tiga warga yang kemarin terkena lesi juga sudah menunjukkan tanda-tanda membaik. Ini perkembangan yang positif,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa kompensasi bukanlah tujuan utama. Pemerintah ingin membangun kesadaran masyarakat agar tidak lagi menjual daging hewan sakit atau bangkai.

“Saya yakin mereka lebih berdoa agar sapinya hidup, bukan berharap kompensasi. Tapi setidaknya dengan jaminan ini, mereka tidak akan nekat menjual bangkai,” tegasnya.

Saat ini, Pemkab sedang melakukan efisiensi anggaran berdasarkan arahan Presiden.

Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk makan bergizi gratis kini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan dan penanganan wabah di daerah.

“Anggaran makan bergizi ternyata ditanggung pusat. Maka efisiensi di APBD ini bisa kami alihkan ke infrastruktur, sekolah, dan termasuk skema kompensasi ternak ini. Ini bukti bahwa efisiensi bukan berarti memangkas hak rakyat, tapi mengarahkan anggaran ke hal yang lebih tepat sasaran,” tambahnya. (ef linangkung)

Baca juga  MBG Tetap Jalan saat Libur Sekolah, Kodim Gunungkidul Bagikan Menu Roti Susu Telur Buah untuk Ribuan Siswa

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid