FK UAJY Gelar Talkshow dan Campus Tour, Bahas Tantangan Pendidikan Kedokteran di Era Gen Z

Bagikan :
FK UAJY menggelar talkshow dan campus tour bertema pendidikan kedokteran di era Gen Z untuk calon mahasiswa dan orang tua di Kampus II UAJY Yogyakarta.

KabarJawa.com – Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FK UAJY) menggelar kegiatan talkshow dan campus tour bertajuk “Pendidikan Kedokteran di Era Gen Z: Tantangan, Peluang dan Kesiapan Calon Mahasiswa serta Orang Tua” pada Sabtu (7/3/2026). Acara ini berlangsung di Auditorium Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia pendidikan kedokteran, khususnya bagi calon mahasiswa dan orang tua yang tengah mempertimbangkan studi di bidang tersebut. Melalui forum diskusi ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses pembelajaran di FK UAJY, sekaligus berdialog langsung dengan akademisi, tenaga medis, serta mahasiswa yang telah menjalani pendidikan kedokteran.

Selain mendapatkan paparan mengenai sistem pendidikan kedokteran, peserta juga dapat menggali informasi mengenai tantangan akademik, dinamika perkuliahan, serta lingkungan belajar yang akan dihadapi selama menempuh studi di fakultas tersebut.

Komitmen UAJY dalam Pendidikan Kedokteran

Wakil Rektor I UAJY, Sushardjanti Felasari, S.T., M.Sc.CAED, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk memahami secara langsung suasana akademik di FK UAJY.

Baca juga  Pengendara Supra Kehilangan Nyawa Seketika, Hantam Bokong Truk Berhenti di Jalan Jogja-Wonosari

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai proses pendidikan sangat penting agar calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan matang sebelum memutuskan menempuh pendidikan kedokteran.

Ia juga menekankan bahwa Universitas Atma Jaya Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas dengan menanamkan nilai-nilai utama universitas.

“Dan kami juga memastikan bahwa lulusan UAJY akan memiliki kompetensi yang dibutuhkan baik secara akademik maupun profesional dan menjadi lulusan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini oleh universitas, yaitu unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas,” tegasnya.

Pentingnya Kecerdasan Emosional bagi Calon Dokter

Talkshow tersebut menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidang kedokteran. Mereka adalah Prof. Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD, Sp.JP(K), dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan jantung dan pembuluh darah, serta Dr. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A., yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran UAJY.

Dalam sesi pemaparannya, Prof. Lucia menjelaskan bahwa profesi dokter tidak hanya menuntut kecerdasan akademik yang tinggi. Menurutnya, berbagai keterampilan lain juga sangat dibutuhkan untuk mendukung praktik medis yang profesional.

Ia menilai calon mahasiswa kedokteran perlu mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik, kecerdasan emosional, serta kemampuan bekerja dalam tim medis. Ketiga hal tersebut dinilai penting karena praktik kedokteran melibatkan interaksi intensif dengan pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan lainnya.

Baca juga  Candi Prambanan Gelar Prosesi Abhiseka Samapta Diwyottama Siwalaya ke-7, Rayakan Usia ke-1.169 Tahun

Selain itu, empati juga menjadi salah satu kualitas yang tidak dapat dipisahkan dari profesi dokter. Hal ini terutama ketika tenaga medis harus menyampaikan kondisi kesehatan pasien yang berat kepada keluarga.

“Seorang dokter itu harus mempunyai kecerdasan emosional. Bagaimana cara kita menyampaikan berita buruk atau bad news dengan empati yang tinggi. Dokter harus punya kemampuan itu,” jelasnya.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Kedokteran

Sementara itu, Dekan FK UAJY Dr. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A., dalam pemaparannya menyoroti peran penting orang tua dalam perjalanan pendidikan anak yang memilih bidang kedokteran.

Ia menjelaskan bahwa proses pendidikan kedokteran dikenal memiliki tantangan akademik yang cukup berat. Oleh karena itu, dukungan emosional dari keluarga menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesiapan mental mahasiswa dalam menjalani masa studi.

Menurutnya, orang tua perlu hadir sebagai pendamping yang memberikan motivasi serta pemahaman ketika anak menghadapi kesulitan selama proses belajar.

Dr. Wikan juga mengingatkan bahwa kegagalan merupakan bagian dari perjalanan pendidikan yang tidak dapat dihindari. Ia menilai penting bagi orang tua untuk memberikan perspektif yang positif kepada anak saat menghadapi kegagalan.

“Ingatkan anak bahwa kegagalan atau ketidaklulusan itu bagian dari hidup, karena suatu ketika nanti hidup akan lebih baik,” jelasnya.

Peserta Diajak Melihat Langsung Fasilitas Pembelajaran

Setelah sesi talkshow selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan campus tour yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengunjungi berbagai fasilitas pendidikan yang dimiliki oleh Fakultas Kedokteran UAJY.

Baca juga  Akses Air Bersih Diperluas, Patra Malioboro Pasang Lima Titik Filterisasi Air Bersih di Gedongtengen

Dalam sesi ini, peserta dapat melihat secara langsung ruang pembelajaran, sarana akademik, serta fasilitas pendukung yang digunakan dalam proses pendidikan kedokteran. Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan belajar yang akan dihadapi mahasiswa selama menjalani studi di FK UAJY.

Melalui penyelenggaraan talkshow dan campus tour ini, FK UAJY berharap calon mahasiswa dan orang tua dapat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai dunia pendidikan kedokteran. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum menempuh studi di bidang kedokteran.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid