Dinas Kebudayaan Gunungkidul Perkuat Ruang Ekspresi Penghayat Kepercayaan Melalui Sarasehan MLKI 2025

Bagikan :
Sarasehan MLKI 2025 yang digelar Dinas Kebudayaan Gunungkidul dengan melibatkan tokoh penghayat kepercayaan. (Ef Linangkung)

KabarJawa.com – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Sarasehan Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI). Penganut Kepercayaan di wilayah Gunungkidul memang cukup banyak.

Melalui sarasehan ini, pemerintah daerah membuka ruang yang lebih luas bagi para penghayat kepercayaan untuk terlibat aktif dalam penguatan kelembagaan dan pelestarian budaya. Hal tersebut menjadi bagian dari kewajiban pemerintah dalam memfasilitasi kerukunan umat.

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus MLKI Kabupaten Gunungkidul, para tokoh penghayat kepercayaan, serta jajaran Dinas Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul, Agus Mantara, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan ruang, dukungan, dan pengakuan atas eksistensi penghayat kepercayaan yang menjadi bagian integral dari kekayaan budaya bangsa.

Ia menyampaikan bahwa sarasehan ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk merawat nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap keberagaman.

“Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap keberagaman keyakinan yang tumbuh di Gunungkidul. Kami berharap sarasehan ini memunculkan sinergi yang kuat antara pemerintah, MLKI, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Baca juga  Menelusuri Jejak Panjang Peradaban DIY dari Museum Pleret, Saksi Hidup Sejarah Mataram Islam

Dinas Kebudayaan membuka ruang dialog yang inklusif bagi seluruh peserta. Para penghayat kepercayaan memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pandangan mengenai peran mereka dalam kehidupan sosial dan kebudayaan di daerah.

Mereka menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari penguatan organisasi di tingkat kecamatan hingga kebutuhan ruang ekspresi budaya yang lebih luas.

Kundha Kabudayan merespons aspirasi tersebut dengan menyatakan kesiapan memperkuat koordinasi dan memberikan pendampingan berkelanjutan.

Pemerintah daerah menilai bahwa penghayat kepercayaan memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial serta memperkaya keragaman budaya di Gunungkidul.

Penguatan Kelembagaan MLKI Menjadi Fokus Utama

Sarasehan ini digelar untuk memperkuat kelembagaan MLKI di tingkat kabupaten. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa organisasi penghayat kepercayaan dapat berperan lebih efektif dalam pelestarian budaya, advokasi komunitas, dan pengembangan kegiatan berbasis kearifan lokal.

Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab itu menghasilkan sejumlah masukan konstruktif yang akan menjadi bahan tindak lanjut Dinas Kebudayaan.

Pemerintah daerah menargetkan agar MLKI mampu menjadi wadah yang solid, adaptif, dan berorientasi pada penguatan karakter masyarakat Gunungkidul.

Baca juga  30 Lebih Abdi Dalem Siap Tandu Peti Jenazah PB XIII Naiki Ratusan Anak Tangga Makam Raja-Raja Imogiri

Melalui Sarasehan MLKI Tahun 2025, Dinas Kebudayaan berharap nilai-nilai spiritualitas dan kearifan lokal tetap terjaga sebagai fondasi kehidupan masyarakat.

Pemerintah daerah meyakini bahwa keberagaman keyakinan merupakan kekuatan dalam membangun masyarakat yang berbudaya, rukun, dan berkarakter.

“Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Gunungkidul terus berupaya menciptakan ruang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi para penghayat kepercayaan,” tegasnya.

Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berpendapat, dan menjaga warisan budaya yang menjadi jati diri bangsa.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid