Bupati Bantul Desak SPPG Perketat Higienitas, Pastikan Sumber Air Bersih dan Makanan

Bagikan :
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih/Foto: Pemkab Bantul

KabarJawa.com– Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumi Projotamansari tentang betapa krusialnya peran dapur SPPG dalam menjaga kesehatan ribuan anak penerima manfaat program Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah (MBG).

Bupati Halim menekankan bahwa setiap dapur SPPG wajib memastikan makanan memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan keselamatan. Ia menyoroti aspek paling mendasar tapi sering kali terabaikan: sumber air bersih.

Sumber Air Bersih SPPG

“SPPG harus memastikan sumber air bersih terjamin. Lakukan pengecekan rutin terhadap kondisi dapur dan seluruh peralatan masak,” tegas Halim.

Ia menambahkan bahwa air yang tidak higienis dapat memicu risiko penyakit yang membahayakan anak-anak usia sekolah.Tidak hanya soal air bersih, Bupati Halim juga menggarisbawahi pentingnya perilaku tenaga pengolah makanan.

Ia meminta agar seluruh petugas dapur menerapkan praktik penanganan makanan yang aman dan benar. Setiap tindakan, mulai dari mencuci tangan, menyimpan bahan baku, hingga mengolah makanan, harus mengikuti protokol sanitasi yang ketat demi melindungi anak-anak dari risiko keracunan.

Baca juga  UAJY Kirim 106 Mahasiswa KKN Luar Jawa ke Ketapang dan Bali, Siap Jalankan Program Pengabdian Berdampak bagi Masyarakat

“Aspek higienitas dan sanitasi tidak bisa ditawar. Anak-anak kita harus terlindungi dari penyakit akibat makanan yang tidak aman,” ujarnya.

Selain higienitas, Bupati Halim menegaskan pentingnya aspek gizi seimbang. Menurutnya, makanan yang disajikan tidak hanya harus aman tetapi juga bernutrisi tinggi sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.

“Libatkan ahli gizi secara aktif dalam perencanaan menu. Pastikan asupan protein, vitamin, dan mineral terpenuhi,” tutur Halim.

Ia ingin program MBG memberi dampak nyata pada penurunan angka kekurangan gizi sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar siswa.

Terlebih dari total 81 SPPG di Bumi Projotamansari, hanya 54 yang beroperasi. Bahkan dua SPPG terpaksa ditutup sementara akibat kasus keracunan makanan. Situasi itu menunjukkan perlunya pengawasan lebih kuat agar insiden serupa tidak terulang.

Kepercayaan Publik Lebih Penting daripada Keuntungan

Bupati Halim berbicara tentang sisi lain dari pengelolaan dapur SPPG: manajemen bisnis yang harus memprioritaskan kepercayaan.

Ia mengingatkan bahwa SPPG memikul amanah besar dari negara, yaitu menyediakan makanan aman bagi anak-anak penerus bangsa.

Baca juga  Hantarkan DIY Raih Penghargaan SDGs Action Awards 2025 dengan Lele Gacor, Ini Penjelasannya

“Ini bukan hanya soal higienitas. Ini tentang kepercayaan. Jika SPPG berada dalam situasi harus memilih antara keuntungan dan keamanan pangan, pilihlah keamanan pangan,” tegasnya.

Ia mencontohkan situasi ketika SPPG memiliki bahan baku yang hampir kedaluwarsa. Meskipun mengganti bahan tersebut dapat menimbulkan kerugian jangka pendek, Halim menegaskan bahwa keselamatan anak adalah prioritas yang tidak boleh dikompromikan.

“Jangan memaksakan penggunaan bahan baku yang membahayakan. Meski rugi, itu akan menjadi pembelajaran penting dalam manajemen stok dan ketersediaan bahan,” jelasnya.

Halim menambahkan bahwa ketika SPPG gagal menjaga kualitas makanan hingga menyebabkan keracunan, kepercayaan masyarakat akan hilang dengan cepat. Jika kepercayaan itu rusak, keberadaan SPPG pun bisa terancam.

Dalam penutup arahannya, Bupati Halim kembali menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar tugas administratif, tetapi investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas Indonesia.

“MBG dikonsumsi oleh anak-anak kita, anak-anak penerus bangsa. Kita harus melindungi mereka. Jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi jaga kepercayaan,” ujarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya