Batu Raksasa Menggelinding dari Bukit, Pagar Jalan Kawasan Industri Piyungan Runtuh dan Akses Warga Terganggu

Bagikan :
Batu Raksasa Menggelinding dari Bukit/Foto: Warga

KABARJAWA– Warga Kalurahan Srimulyo panik ketika sebuah batu raksasa berdiameter delapan meter menggelinding dari bukit dan menghantam pagar Jalan Baru Kawasan Industri Piyungan.

Peristiwa pada Rabu (20/8/2025) dini hari itu merobohkan pagar pembatas sepanjang 10 meter dan meretakkan badan jalan, membuat akses masyarakat terganggu. Batu itu jatuh setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Selasa malam.

Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menegaskan kondisi struktur batuan di bukit memang sudah rapuh. Retakan lama yang terabaikan akhirnya tak mampu menahan tekanan air hujan.

“Batu itu menghantam pagar pembatas Jalan Kawasan Industri Piyungan karena hujan deras, sementara struktur batuan di atas sudah retak,” ujar Antoni, Jumat (22/8/2025).

Suhar, salah seorang warga, mengaku terbangun sekitar pukul 04.00 WIB akibat suara menggelegar yang membuat lantai rumahnya bergetar.

“Saya kira gempa bumi. Ternyata suara itu berasal dari batu raksasa yang menggelinding dari atas bukit,” kata Suhar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, BPBD Bantul menaksir kerugian mencapai Rp1 juta, hanya untuk pagar dan jalan.

Baca juga  Pertamina Hentikan Pasokan ke SPBU Gedongtengen Usai Terjadi Dua Kali Ledakan

BPBD Bantul bergerak cepat dengan melakukan asesmen lapangan. Hasilnya mengejutkan. Masih ada sejumlah retakan pada batuan di bukit yang sama. Retakan itu bisa memicu longsoran baru jika hujan deras kembali mengguyur.

“Batu itu sulit dievakuasi. Pihak kalurahan sudah mengajukan permohonan peralatan ke instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, untuk membantu penanganannya,” jelas Antoni.

Hingga kini, batu raksasa itu masih teronggok di tepi jalan. Posisi batu tersebut tidak hanya menimbulkan hambatan lalu lintas, tetapi juga menjadi ancaman bagi siapa pun yang melintas.

Ulu-ulu Kalurahan Srimulyo, Reza Fajar Pratama, membenarkan situasi itu. Ia mengaku keresahan warga semakin besar karena batu tersebut masih di sana.

“Kami berharap segera ada penanganan, karena akses masyarakat terganggu. Warga juga diminta berhati-hati, sebab masih ada potensi batu lain jatuh ke jalan,” ujar Reza.

Sebagai langkah antisipasi, warga bersama pemerintah kalurahan memasang garis pembatas di sekitar reruntuhan batu. Mereka berharap upaya sederhana itu mampu mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Baca juga  Jejak Sejarah dari Yogyakarta: 3.830 Jemaah Haji DIY Berangkat, Rasakan Inovasi Embarkasi Hotel Pertama di Indonesia

Namun, warga sadar bahwa solusi permanen hanya bisa tercapai dengan intervensi alat berat dan pengerjaan teknis dari pemerintah kabupaten. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid