Arus Kendaraan Masuk DIY Melonjak Tajam: Exit Tol Prambanan hingga Banyudono Jadi Titik Krusial Pergerakan

Bagikan :
Tol Purwomartani–Prambanan/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Deru mesin kendaraan memecah pagi di sejumlah pintu keluar tol menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kurun 24 jam terakhir, arus kendaraan yang masuk dan keluar wilayah ini terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Polisi mencatat lonjakan ini sebagai sinyal kuat meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, perjalanan rutin, maupun wisata.

Data terbaru dari kepolisian memperlihatkan pergerakan kendaraan yang cukup padat sejak Senin (16/3/2026) pukul 06.00 WIB hingga Selasa (17/3/2026) pukul 06.00 WIB.

Dalam periode tersebut, total kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 15.251 unit, sementara kendaraan yang keluar justru lebih tinggi, yakni 16.290 unit.

Exit Tol Prambanan jadi Episentrum Kepadatan

Kasubdit Kamsel, Widya Mustikaningrum, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika arus lalu lintas di seluruh pintu tol yang menjadi akses utama menuju Yogyakarta. Ia menyebut peningkatan ini terjadi secara bertahap, namun konsisten dalam beberapa hari terakhir.

“Kami melihat tren kenaikan arus kendaraan di hampir semua pintu tol menuju DIY. Petugas terus melakukan pengawasan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Baca juga  Megawati Soekarnoputri Kunjungi BRIN Gunungkidul, Tinjau Teknologi Proses Pangan di KST Umar Anggara CMI

Di antara seluruh pintu tol, Exit Tol Prambanan tampil sebagai titik dengan volume kendaraan paling tinggi. Dalam 24 jam terakhir, sebanyak 4.214 kendaraan masuk melalui jalur ini. Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar mencapai angka mencolok, yakni 8.500 unit.

Lonjakan ini tidak terjadi tanpa alasan. Letak strategis Prambanan yang menjadi gerbang utama menuju kawasan wisata, pusat kota, serta jalur utama Sleman menjadikan exit tol ini sebagai pilihan favorit para pengendara.

Arus kendaraan yang padat di titik ini menggambarkan denyut aktivitas Yogyakarta yang tidak pernah benar-benar sepi.

Tidak hanya Prambanan, pintu tol Banyudono juga mencatat pergerakan kendaraan dalam jumlah besar. Polisi mencatat sebanyak 3.537 kendaraan masuk dan 4.179 kendaraan keluar melalui jalur ini.

Sementara itu, Exit Tol Polanharjo menunjukkan pergerakan yang cukup stabil dengan 2.425 kendaraan masuk dan 3.193 kendaraan keluar. Jalur ini kerap menjadi alternatif bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan di titik utama.

Kedua jalur ini secara tidak langsung membantu mendistribusikan beban lalu lintas agar tidak terpusat di satu titik saja.

Baca juga  Truk Bertonase Berat Dilarang Melintas di Gunungkidul: Strategi Dramatis Tekan Kemacetan dan Risiko Kecelakaan saat Mudik Lebaran

Exit Tol Klaten Tetap jadi Jalur Alternatif

Exit Tol Klaten juga mencatat aktivitas kendaraan meskipun tidak sebesar jalur lainnya. Dalam periode yang sama, sebanyak 1.510 kendaraan masuk ke DIY melalui jalur ini, sedangkan 2.375 kendaraan keluar.

Meski volume kendaraan lebih rendah, jalur Klaten tetap memainkan peran penting sebagai akses alternatif yang menghubungkan wilayah barat dan timur menuju Yogyakarta.

Melihat tren peningkatan ini, kepolisian langsung mengambil langkah antisipatif. Petugas menempatkan personel di titik-titik strategis dan meningkatkan intensitas pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan kepadatan.

Widya Mustikaningrum menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memantau, tetapi juga aktif melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan.

“Kami menyiagakan personel di lapangan dan siap melakukan pengaturan agar arus kendaraan tetap lancar dan aman,” tegasnya.

Lonjakan arus kendaraan ini tidak lepas dari tingginya aktivitas masyarakat. Yogyakarta sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus pusat pendidikan dan ekonomi terus menarik pergerakan dari berbagai daerah.

Akses tol yang semakin mudah juga mempercepat mobilitas, sehingga jumlah kendaraan yang keluar-masuk wilayah DIY meningkat secara signifikan.

Baca juga  Kolaborasi Parik Paga dan Pemkot Yogyakarta Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Sumatra Barat

Fenomena ini menunjukkan bahwa Yogyakarta tetap menjadi magnet pergerakan manusia dan kendaraan, dengan ritme yang semakin dinamis dari hari ke hari. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya