Angka Kematian Bayi Turun Drastis, Wali Kota Yogyakarta Ingatkan Warga Jangan Lengah

Bagikan :
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan arahan tentang kesehatan reproduksi dan penurunan angka kematian bayi di hadapan masyarakat dan tenaga medis. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KabarJawa.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menekankan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, kesehatan reproduksi bukan hanya urusan perempuan, tetapi tanggung jawab bersama. Generasi sehat lahir dari ibu yang sehat, dan ibu sehat tercipta dari pengetahuan yang benar sejak remaja.

“Kesehatan reproduksi adalah kunci mencetak generasi sehat, cerdas, dan produktif. Jika masyarakat memahami hal ini sejak dini, maka kita mampu mencegah kematian ibu, penyakit menular, hingga risiko stunting pada bayi,” ujar Hasto di hadapan jajaran TNI AU, perwakilan Pemda, tenaga medis, dan masyarakat umum yang hadir.

Hasto menekankan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi setelah bayi lahir, tetapi erat kaitannya dengan kondisi kesehatan ibu sejak awal kehamilan, bahkan sejak masa remaja.

Dengan perhatian sejak dini, ibu akan hamil dalam kondisi sehat, bayi lahir dengan berat badan ideal, dan risiko stunting dapat ditekan.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” tambahnya.

Hasto mengungkapkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta yang menunjukkan penurunan tajam angka kematian bayi.

Baca juga  Teladani Pendahulu, Hasto dan Wawan Sambangi Mantan Wali Kota Yogyakarta di Momen HUT ke-269 Kota Yogyakarta

Pada 2024, tercatat 2.137 bayi lahir dengan 21 kasus kematian bayi. Hingga Agustus 2025, jumlah kelahiran menurun menjadi 1.265 bayi, dengan angka kematian hanya 6 kasus.

“Data ini menunjukkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kota Yogyakarta semakin baik. Penurunan ini bukan kebetulan, tetapi hasil kerja keras semua pihak, dari tenaga medis, pemerintah, hingga kesadaran masyarakat,” tegas Hasto.

Program KB Buktikan Keberhasilan

Wali Kota juga menyoroti keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang disosialisasikan secara gencar oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada 2024, peserta KB tercatat 23.782 orang.

Hingga Agustus 2025, jumlah peserta mencapai 22.187 orang, dan Hasto optimistis angka tersebut akan melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kesadaran masyarakat meningkat drastis. Penurunan angka kehamilan dan kelahiran ini menunjukkan keberhasilan sosialisasi KB. Jumlah peserta KB yang terus bertambah membuktikan warga Yogyakarta semakin peduli dengan perencanaan keluarga,” jelasnya.

Meski keberhasilan ini patut diapresiasi, Hasto mengingatkan masyarakat untuk tidak terlena. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat agar angka kematian ibu dan bayi terus menurun serta generasi penerus lahir lebih sehat.

Baca juga  Wali Kota Yogyakarta Geram Jembatan Kewek Dipakai Jualan Street Coffee, Satpol PP Disiagakan

Turunnya angka kematian bayi menjadi kabar menggembirakan, namun Hasto menegaskan bahwa perjuangan mencetak generasi emas tidak boleh berhenti.

Ia menekankan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, organisasi masyarakat, dan keluarga dalam memastikan setiap anak Yogyakarta lahir sehat dan tumbuh tanpa kekurangan gizi.

“Kita sudah buktikan bahwa dengan kesadaran bersama, kita mampu menurunkan angka kematian bayi. Sekarang tugas kita menjaga, memperkuat, dan memperluas keberhasilan ini. Karena masa depan Yogyakarta, bahkan masa depan Indonesia, ditentukan oleh kualitas generasi yang kita lahirkan hari ini,” ujarnya.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya