
KABARJAWA – Lima purnawirawan jenderal TNI dan Polri mendatangi Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (03/07).
Para lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) angkatan 1975 itu datang dengan penuh hormat. Mereka ingin mengundang langsung Raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Tujuan Kunjungan Akabri 1975
Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno memimpin rombongan sowan tersebut. Ia hadir bersama Marsekal TNI (Purn) Soebandrio, Marsekal Muda TNI (Purn) Inugroho, Mayjen TNI (Purn) Amin Samsudin, dan Irjen Pol (Purn) Suciptadi.
Tedjo Edhy, yang pernah menjabat Menkopolhukam RI pada 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015, menegaskan maksud kedatangan mereka.
Tedjo Edhy mengungkapkan mereka ingin bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana peringatan emas kelulusan Akabri 1975.
Ia menyebut acara ini akan berlangsung pada 15-16 Desember 2025 mendatang. Para purnawirawan akan menggelar serangkaian acara di Magelang dan Yogyakarta.
“Kami akan menggelar acara ulang tahun kelulusan kami yang ke-50. Kami ingin mengenang momen bersejarah itu karena saat dilantik, Sri Sultan Hamengku Buwono IX langsung yang mengambil sumpah kami di AAU Yogyakarta,” ujar Tedjo Edhy.
Tedjo Edhy menegaskan bahwa hanya angkatan mereka yang pernah raja lantik. Ia menyebut Sri Sultan Hamengku Buwono IX kala itu menjabat Wakil Presiden RI sekaligus Raja Yogyakarta. Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi kebanggaan luar biasa sepanjang hidup mereka.
“Angkatan kami disebut angkatan raja. Hanya kami yang dilantik oleh seorang raja. Itu kehormatan besar bagi kami semua,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Laut periode 2008-2009 itu dengan nada bangga.
Acara Peringatan Emas Kelulusan
Ia menjelaskan, pada 15 Desember 2025 mendatang, mereka akan menggelar acara di Akmil Magelang. Kemudian pada 16 Desember 2025, mereka akan mengadakan acara di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta. Tedjo berharap Sri Sultan Hamengku Buwono X berkenan hadir di acara AAU nanti.
“Kami ingin mendengarkan wejangan dari beliau. Kami ingin mendapat masukan bagaimana kami bisa meneladani Sinuwun Sri Sultan Hamengku Buwono IX,” katanya penuh harap.
Kemudian, Tedjo menambahkan bahwa sekitar 400 orang lulusan Akabri 1975 akan hadir dalam acara tersebut. Mereka juga akan mengundang para taruna Akmil dan AAU untuk ikut merayakan momen emas itu.
“Kami ingin acara ini menjadi teladan dan motivasi bagi para taruna. Kami ingin mereka tahu bahwa kami pernah dilantik oleh seorang raja dan kami bangga menjadi angkatan raja,” ujarnya.
Para purnawirawan itu menutup sowan mereka dengan menundukkan kepala dalam-dalam di hadapan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Mereka mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk bertemu.
“Kami selalu mengenang Yogyakarta sebagai tempat kami menapaki awal pengabdian kami untuk bangsa dan negara,” kata Tedjo Edhy. (ef linangkung)