
KabarJawa.com-Sebanyak 571 pelamar menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti proses seleksi karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nyi Ageng Serang), Kabupaten Kulon Progo.
Manajemen rumah sakit secara resmi menggelar seleksi karyawan berbasis Computer Based Test (CBT) sebagai bagian dari rekrutmen pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Panitia melaksanakan seleksi ini melalui kerja sama strategis dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo, Bambang Sutrisno, S.Sos., M.Si.,mengatakan Panitia menyelenggarakan seluruh rangkaian ujian CBT secara terpusat di UPT BLK Kulon Progo.
Seleksi Karyawan RSUD Nyi Ageng Serang
Ratusan peserta mengikuti seleksi dengan harapan dapat bergabung sebagai bagian dari keluarga besar RSUD Nyi Ageng Serang.
“Panitia memfokuskan pelaksanaan ujian hanya dalam satu hari guna menjaga efektivitas, objektivitas, serta ketertiban proses seleksi,” ujarnya.
Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan, UPT BLK Kulon Progo menyiapkan lima ruangan khusus lengkap dengan perangkat komputer standar CBT.
Fasilitas tersebut memungkinkan panitia menjalankan seleksi secara simultan, cepat, dan minim kendala teknis.
Sistem CBT juga mendorong proses seleksi yang adil karena peserta langsung mengerjakan soal secara mandiri tanpa intervensi pihak lain.
Dari total 571 pelamar, panitia seleksi menyatakan 230 peserta lolos tahap administrasi dan berhak mengikuti ujian CBT.
Para peserta tersebut berasal dari latar belakang pendidikan dan keahlian yang beragam. RSUD Nyi Ageng Serang membuka formasi luas.
- Tenaga kesehatan profesional seperti dokter umum dan perawat
- Tenaga operasional penting seperti pengelola layanan operasional, pengolah data dan informasi, pengelola umum operasional atau petugas kebersihan.
Keberagaman formasi tersebut menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memperkuat seluruh lini pelayanan.
Alasan Gunakan Sistem CBT
Bambang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan RSUD Nyi Ageng Serang kepada Disnaker Kulon Progo melalui UPT BLK.
Ia menegaskan bahwa sistem CBT mampu menghadirkan proses seleksi yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Menurutnya, metode ini menjadi langkah maju dalam menciptakan mekanisme rekrutmen yang bersih dan profesional.
Ia juga menilai bahwa seleksi ini berperan penting dalam menghadirkan sumber daya manusia unggul yang siap memberikan pelayanan terbaik.
Sementara itu, Direktur RSUD Nyi Ageng Serang, Dr. drg. Theodola Baning Rahayujati, menegaskan bahwa pihak rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui rekrutmen pegawai yang kompeten dan berintegritas.
Kerja sama dengan Disnaker dan UPT BLK memastikan setiap calon pegawai menjalani proses seleksi yang ketat dan terukur.
“Manajemen rumah sakit menargetkan hasil seleksi ini mampu melahirkan tenaga kerja profesional yang siap mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kulon Progo,” ujarnya.
Melalui seleksi CBT ini, RSUD Nyi Ageng Serang menegaskan komitmen dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang kuat, modern, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Proses rekrutmen yang transparan dan kompetitif ini sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi ratusan pelamar di dunia kesehatan. (ef linangkung)