49 Ribu Kendaraan Serbu Kota Yogyakarta Saat Lebaran Muhammadiyah, Mobilitas Tinggi Warnai Arus Masuk dan Keluar Kota

Bagikan :
Situasi lalin simpang 3 pasar telo, 21 Maret 2026.

KabarJawa.com – Kota Yogyakarta kembali berdenyut lebih cepat saat momen Lebaran Muhammadiyah kemarin. Ribuan kendaraan memadati jalur-jalur utama menuju kota, membawa cerita tentang rindu, perjalanan panjang, dan harapan untuk berkumpul bersama keluarga. Di balik angka-angka yang tercatat, tersimpan dinamika pergerakan manusia yang begitu masif sekaligus menggambarkan denyut kehidupan khas kota pelajar ini.

Kasubdit Kamsel Dirlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta. Ia menjelaskan bahwa arus lalu lintas terpantau padat sejak pagi hingga malam hari, terutama di simpang-simpang strategis yang menjadi pintu masuk utama kota.

Data menunjukkan bahwa total kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta mencapai 49.271 unit. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa Yogyakarta masih menjadi tujuan favorit masyarakat untuk merayakan Lebaran, baik untuk mudik, wisata, maupun silaturahmi.

Arus masuk kendaraan terpantau paling tinggi di Simpang Kyai Mojo dengan jumlah mencapai 31.960 kendaraan. Angka ini mendominasi pergerakan kendaraan yang masuk ke kota, menandakan jalur tersebut menjadi akses utama dari arah barat dan utara. Sementara itu, Simpang Pasar Telo mencatat 15.213 kendaraan, menunjukkan tingginya mobilitas dari kawasan penyangga menuju pusat kota.

Baca juga  Satpol PP Kulon Progo dan Bea Cukai Yogyakarta Kembali Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pengasih

Di sisi lain, Simpang Rejowinangun mencatat 2.098 kendaraan. Meski jumlahnya lebih kecil dibandingkan titik lainnya, simpang ini tetap memegang peran penting sebagai jalur alternatif yang membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Tidak hanya arus masuk, pergerakan kendaraan keluar kota juga menunjukkan angka yang signifikan. Total kendaraan yang keluar dari Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 41.846 unit. Hal ini menggambarkan bahwa mobilitas masyarakat berlangsung dua arah secara aktif, tidak hanya didominasi oleh arus kedatangan.

Simpang Demangan menjadi titik dengan jumlah kendaraan keluar tertinggi, mencapai 24.687 kendaraan. Jalur ini menjadi pilihan utama masyarakat yang hendak meninggalkan kota menuju wilayah timur dan sekitarnya. Sementara itu, Simpang Sugeng Jeroni mencatat 17.159 kendaraan keluar, memperlihatkan pergerakan yang cukup padat ke arah selatan dan barat.

Di balik padatnya arus kendaraan tersebut, terdapat kisah-kisah personal yang tidak terlihat dalam angka statistik. Banyak keluarga menempuh perjalanan berjam-jam demi bisa berkumpul di meja makan sederhana, saling memaafkan, dan merayakan kebersamaan.

“Ada pula para perantau yang pulang dengan membawa rindu, serta wisatawan yang ingin merasakan hangatnya suasana Lebaran di Yogyakarta,” ujarnya.

Baca juga  Terjungkal usai Senggol Mobil, Warga Ngawen Kehilangan Nyawa Dihantam Truk dari Arah Berlawanan

Petugas di lapangan bekerja tanpa henti untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Mereka mengatur arus kendaraan, mengurai kemacetan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga agar pergerakan besar-besaran ini tetap terkendali.

Lonjakan kendaraan saat Lebaran Muhammadiyah ini tidak hanya mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlihatkan peran Yogyakarta sebagai magnet budaya, pendidikan, dan pariwisata. Kota ini tidak sekadar menjadi tujuan, tetapi juga ruang pertemuan bagi berbagai cerita kehidupan.

Ketika malam tiba dan arus kendaraan perlahan berkurang, Yogyakarta tetap menyisakan jejak perjalanan ribuan orang yang datang dan pergi. Di setiap simpang jalan, tersimpan cerita tentang perjalanan pulang, tentang rindu yang terbayar, dan tentang kota yang selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin kembali.(ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya