
KABAR JAWA – Baru-baru ini, beredar sebuah video memperlihatkan momen menegankan antara Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dan seorang pria yang diduga sebagai pelaku penipuan.
Video tersebut kini tersebar luas di media sosial hingga viral di berbagai platform, termasuk Instagram.
Adapun rekaman tersebut juga diupload langsung oleh Bupati melalui akun Instagram (IG) pribadinya, @endah_subekti_k.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat jelas bagaimana Bupati Endah dengan ekspresi geram dan suara lantang memarahi serta menginterogasi seorang pria yang duduk di hadapannya.
Tidak butuh waktu lama, publik pun bertanya-tanya mengenai konteks di balik video yang viral tersebut.
Bupati Gunungkidul Geram Usai Namanya Dicatut sebagai Kedok Penipuan
Setelah ditelusuri, ternyata pria yang ditegur langsung oleh Bupati Gunungkidul tersebut merupakan terduga pelaku penipuan yang mencatut nama sang bupati untuk melancarkan aksinya.
Modus yang digunakan oleh terduga pelaku adalah dengan berpura-pura membuka rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara atau ASN.
Ia juga diketahui sempat mengklaim sebagai anggota Brimob serta Badan Intelijen Negara (BIN).
Tidak hanya satu kasus, pria berinisial B tersebut ternyata juga tengah tersangkut dalam perkara lain, yakni dugaan penggelapan mobil rental.
“Pelaku pencatutan nama Bupati Gunungkidul yang melakukan penipuan dengan modus memasukkan warga menjadi ASN ternyata beraksi lagi,” tulis Endang dalam akun IG miliknya pada Senin, 14 Juli 2025.
Bupati Endah kemudian menegaskan bahwa dirinya akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Gunungkidul agar kasus penipuan Intel gadungan ini diusut tuntas.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan dengan aksi terduga pelaku bisa langsung melapor ke pihak berwajib.
“Kepada seluruh warga masyarakat yang merasa dirugikan atau menjadi korban oleh oknum tersebut bisa segera melapor ke Polres Gunungkidul secepatnya,” ungkapnya.
Pelaku Sudah Diamankan, Pemeriksaan Masih Berlanjut
Sementara itu, pria berinisial B dikabarkan saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif terkait dengan sejumlah laporan yang menjeratnya.
Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar pada dugaan penipuan berkedok rekrutmen ASN, tetapi juga kasus penggelapan mobil yang dilaporkan oleh beberapa korban.
Yang jelas, pihak kepolisian dikabarkan akan menindak tegas pelaku dugaan penipuan tersebut.***