
Kabarjawa – Banjir Rendam Kota Sampang! Sampang kembali dilanda banjir akibat intensitas hujan yang tinggi di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membuat Sungai Kamuning meluap, menyebabkan genangan air di beberapa titik kota.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah Jalan Imam Bonjol, yang mulai terendam sejak pagi hari. Bahkan, air sudah masuk ke halaman SMPN 6 Sampang, mengancam kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Kondisi Terkini: Ketinggian Air Terus Meningkat
Warga setempat melaporkan bahwa air mulai naik sejak dini hari dan terus bertambah. Salah satu warga, Sadin, mengungkapkan bahwa saat berangkat kerja, ketinggian air di kawasan tersebut sudah mencapai 20 hingga 30 sentimeter.
Jika kondisi ini terus berlanjut, diperkirakan air bisa merendam ruang kelas di SMPN 6 Sampang dan menghambat aktivitas pendidikan.
Banjir di kawasan ini memang menjadi langganan setiap musim hujan. Posisi geografis yang rendah serta daya tampung sungai yang terbatas menjadi faktor utama yang mempercepat terjadinya genangan.
Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mencegah banjir yang lebih parah.
BPBD Sampang Pantau Situasi dan Berikan Peringatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Sampang, Candra Romadoni Amin, melaporkan bahwa pemantauan terakhir terhadap ketinggian sungai dilakukan pada Kamis (6/3) pukul 21.53 WIB.
Dengan meningkatnya volume air, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan banjir yang lebih besar.
Selain memantau kondisi sungai, BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan langkah antisipasi.
Tim siaga bencana dikerahkan guna memastikan keselamatan warga serta meminimalisir dampak banjir terhadap fasilitas umum, termasuk sekolah yang berisiko terdampak.
Banjir di Kota Sampang kembali menjadi ancaman serius bagi warga, terutama di kawasan Jalan Imam Bonjol dan SMPN 6 Sampang.
Dengan curah hujan yang masih tinggi, potensi luapan air diperkirakan terus meningkat. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. P
emerintah serta instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda daerah tersebut.(Kabarjawa)