
Kabarjawa – Tragedi laut! Sebuah insiden mengejutkan terjadi di perairan Laut Utara Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Kamis (13/3/2025) sekitar pukul 06.17 WIB. Ledakan dahsyat yang terdengar hingga beberapa kali sempat membuat warga sekitar panik.
Asap hitam pekat membubung tinggi, terlihat jelas dari daratan, menandai tragedi yang menimpa dua kapal di kawasan Lamongan Shorebase (LIS).
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula ketika dua kapal, Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe yang berkapasitas 300 DT, sedang berada di lepas pantai kawasan LIS, Kecamatan Paciran.
Kedua kapal tersebut tengah menunggu giliran untuk berlabuh. Tug Boat Roselyne 08 diketahui bertugas menarik kapal besar ke dermaga.
Tiba-tiba, suara ledakan keras terdengar dari arah kapal, mengejutkan warga dan pekerja di sekitar lokasi. Ledakan yang diduga berasal dari mesin kapal menyebabkan api berkobar hebat hingga membakar kedua kapal tersebut.
Asap hitam pekat membubung tinggi ke langit, menjadi pemandangan yang mencolok dari daratan.
Tanggapan Pihak Berwenang
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. Proses investigasi terus dilakukan untuk mengungkap faktor pemicu insiden serta dampak yang ditimbulkan.
Pihak berwenang juga mengimbau kepada seluruh kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghindari insiden serupa di masa mendatang.
Dampak dan Upaya Penanganan
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat kerusakan parah yang dialami kedua kapal.
Tim pemadam kebakaran bersama pihak berwenang berupaya keras memadamkan api serta mencegah penyebaran kebakaran ke kapal lainnya.
Insiden ledakan di perairan Laut Utara Paciran menjadi pengingat betapa pentingnya penerapan prosedur keselamatan di kawasan pelabuhan dan perairan.
Penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan, dan diharapkan hasil investigasi dapat memberikan gambaran jelas serta menjadi acuan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.(Kabarjawa)