
Kabarjawa – Lebaran 2025 semakin dekat, dan persiapan untuk menghadapi lonjakan arus mudik terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satu upaya yang diambil adalah membuka secara fungsional ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi(Probowangi), meskipun proses konstruksi belum sepenuhnya selesai.
Pembukaan ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan memperlancar arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Progres Pembangunan Tol Probowangi
Pembangunan Tol Probowangi terus dikebut agar bisa digunakan saat musim mudik nanti. Hingga 9 Maret 2025, progres konstruksi pada segmen Gending-Kraksaan telah mencapai 87,96 persen dari target awal 99,96 persen.
Segmen ini merupakan bagian dari paket 1 yang meliputi pembangunan ruas Gending-Suko dan Suko-Kraksaan dengan panjang total mencapai 12,88 kilometer.
Sementara itu, segmen Kraksaan-Paiton yang termasuk dalam paket 2 juga menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan realisasi mencapai 80,35 persen dari target awal 91,75 persen. Panjang keseluruhan segmen ini adalah 11,20 kilometer.
Walaupun belum sepenuhnya rampung, kedua segmen tersebut siap difungsikan untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran.
Jadwal Pembukaan Tol Fungsional
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, ruas Tol Probowangi akan dibuka secara fungsional dengan jadwal khusus, yaitu:
- Arus Mudik: Gerbang Kraksaan menuju Paiton (barat ke timur) akan dibuka mulai 24 hingga 31 Maret 2025.
- Arus Balik: Gerbang Paiton menuju Kraksaan (timur ke barat) akan dibuka pada 1 hingga 8 April 2025.
Ketentuan Penggunaan Tol Fungsional
Selama masa fungsional, tol ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil non-bus. Selain itu, jam operasionalnya dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan serta memperlancar arus lalu lintas selama masa uji coba.
Manfaat Pembukaan Tol Probowangi
Pembukaan fungsional Tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan mengurai kemacetan, terutama di jalur pantura yang kerap menjadi titik padat kendaraan saat musim mudik.
Dengan adanya ruas tol ini, pemudik memiliki alternatif jalur yang lebih cepat dan nyaman.
Pembukaan fungsional Tol Probowangi pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2025 menjadi langkah strategis dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan.
Meskipun belum sepenuhnya selesai, ruas tol ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik.(Kabarjawa)