
Kabarjawa – Pendaki hilang! Kabar mengenai hilangnya seorang pendaki di Gunung Merbabu menjadi perhatian serius baik dari pihak berwenang maupun masyarakat. Sugeng Parwoto, warga Temanggung berusia 50 tahun, dilaporkan hilang saat mendaki sejak 19 April 2025.
Proses pencarian pun terus berlangsung hingga kini, dengan berbagai strategi telah diterapkan demi menemukan keberadaan korban dalam kondisi selamat.
Pencarian Terus Ditingkatkan
Hingga Rabu, 23 April 2025, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur relawan, instansi pemerintah, dan pihak Taman Nasional Gunung Merbabu terus bekerja keras.
Mengingat belum adanya tanda-tanda keberadaan Sugeng, mereka mengambil langkah strategis dengan memperluas area pencarian.
Area yang kini menjadi fokus utama termasuk jalur menuju puncak Syarif dan kawasan Geger Sapi di sekitar Thekelan. Penyisiran dilakukan secara sistematis agar tidak ada titik yang terlewat.
Jalur Tak Resmi Jadi Tantangan
Informasi dari pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menyebutkan bahwa Sugeng diketahui mendaki melalui jalur Timboa, yang bukan termasuk jalur pendakian resmi.
Jalur ini terletak di sisi timur gunung dan dikenal cukup ekstrem serta minim pengawasan. Hal ini menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi tim pencari, mengingat medan yang sulit diakses serta minimnya data jejak pendaki.
Strategi SRU di Medan Terjal
Rencana operasi SAR terbaru telah melibatkan sejumlah Satuan Regu Unit (SRU) yang bergerak dari berbagai arah. Beberapa tim menyisir dari Gumuk Kethu ke arah Thekelan, Mongkrong, serta jalur Gancik menuju puncak Syarif. Tiap tim bertugas di area strategis yang dinilai memiliki kemungkinan besar menjadi lokasi survivor.
Koordinasi lintas sektor tetap dilakukan agar tidak terjadi duplikasi area pencarian serta memastikan seluruh titik bisa ditelusuri dengan maksimal.
Dukungan Moril dari Masyarakat
Pihak berwenang mengajak masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan moril bagi keluarga korban maupun seluruh tim SAR. Komitmen dan semangat para relawan serta petugas di lapangan menunjukkan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan ini.
Hilangnya Sugeng Parwoto di Gunung Merbabu menyisakan keprihatinan mendalam. Namun, tim SAR tidak kenal lelah dalam melanjutkan pencarian dengan memperluas jangkauan dan menerapkan strategi sistematis.
Dukungan masyarakat dan kolaborasi antarinstansi diharapkan menjadi kekuatan tambahan agar survivor dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Proses pencarian akan terus berlanjut hingga ada kepastian yang membawa harapan baru bagi semua pihak yang terlibat.(Kabarjawa)