Tidak Hanya Dieng, Ini Rekomendasi Wisata Jogja Negeri di Atas Awan

Bagikan :
Rekomendasi Wisata Jogja Negeri di Atas Awan/

Kabar Jawa – Keindahan alam di 5 wisata negeri di atas awan Jogja ini memang tak terbantahkan. Tempat-tempat ini menjadi destinasi sempurna bagi pencinta alam dan fotografi, yang ingin menangkap momen-momen spektakuler saat fajar menyingsing.

Jika kamu mencari pengalaman liburan yang menyatu dengan alam, jauh dari hiruk-pikuk kota, dan penuh keajaiban pagi hari, lima destinasi negeri di atas awan yang terletak di Yogyakarta ini layak kamu masukkan dalam daftar perjalanan.

Dari gumpalan kabut yang mengalir seperti sungai hingga gardu pandang yang seolah menggantung di langit, setiap tempat menawarkan pesonanya sendiri.

Yogyakarta tidak hanya dikenal karena kekayaan budaya dan kulinernya, tetapi juga karena lanskap alamnya yang memukau.

Kawasan Dlingo di Kabupaten Bantul hingga perbukitan Gunungkidul menyuguhkan pengalaman luar biasa bagi para pencinta alam.

Setiap titik wisata menyajikan keindahan sunrise yang memanjakan mata, lengkap dengan spot foto yang memikat dan suasana pagi yang magis.

Berikut ini adalah lima rekomendasi wisata negeri di atas awan Jogja yang menawarkan pemandangan spektakuler dan suasana yang begitu damai saat pagi menjelang.

1. Bukit Panguk Kediwung: Panggung Alam Saat Fajar Menyapa

Di Dusun Kediwung, Mangunan, terdapat sebuah bukit yang menjadi favorit banyak wisatawan untuk menyambut matahari terbit.

Bukit Panguk Kediwung dikenal memiliki sembilan anjungan foto dengan desain unik dan berbagai tema. Dari anjungan-anjungan ini, wisatawan bisa mengabadikan momen ketika matahari perlahan muncul dari balik gumpalan kabut tebal yang menyerupai lautan awan.

Baca juga  Dari Rp60 Jadi Rp500: Tarif Trans Jogja Pelajar Resmi Naik Per 1 Januari 2026

Bagi kamu yang gemar berfoto dan berburu konten media sosial, tempat ini adalah surga. Selain itu, udara sejuk khas pegunungan dan pemandangan perbukitan hijau yang luas akan memberikan rasa tenang dan syukur akan keindahan alam.

  • Lokasi: Kediwung, Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Jam buka: 24 jam
  • Tiket masuk: Rp3.000

2. Watu Mabur: Glamping dengan Panorama Negeri Awan

Watu Mabur menghadirkan suasana kemah yang lebih mewah dan nyaman melalui konsep glamping di ketinggian.

Terletak di kawasan Lemahbang, tempat ini memiliki berbagai fasilitas penunjang, seperti gardu pandang, spot foto di tepi tebing, hingga susunan batu yang ditata artistik.

Ketika pagi menjelang, kawasan ini akan diselimuti kabut tipis yang menyerupai sungai mengalir di lembah.

Pemandangan matahari terbit di balik lapisan kabut menjadi atraksi utama yang sangat sayang untuk dilewatkan.

  • Lokasi: Lemahbang RT28, Lembah Bang, Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Jam buka: 24 jam
  • Tiket masuk: Rp2.500

3. Jurang Tembelan Kanigoro: Menikmati Sungai Kabut dari Ketinggian

Di sisi barat lembah Mangunan, berdirilah Jurang Tembelan Kanigoro, tempat yang menjadi primadona ketika musim hujan datang. Kabut yang muncul di pagi hari terlihat seolah menjadi sungai putih yang mengalir lembut di antara pepohonan.

Baca juga  Polisi Tepis Isu Intimidasi Seniman dan Hilangnya Mural di Kota Yogyakarta

Meski namanya terdengar ekstrem, tempat ini cukup aman dan telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Beberapa spot foto yang dibangun di tepi jurang menjadikannya salah satu lokasi instagramable yang banyak diburu wisatawan.

  • Lokasi: Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Jam buka: 24 jam
  • Tiket masuk: Rp2.500

4. Geoforest Watu Payung Turunan: Lanskap Hijau dan Sunrise Menawan

Sedikit bergeser ke Kabupaten Gunungkidul, kamu akan menemukan Geoforest Watu Payung Turunan yang menawarkan pemandangan sangat memikat.

Menghadap ke sisi utara, tempat ini menyuguhkan hamparan pegunungan yang berselimut kabut pada pagi hari.

Sunrise di tempat ini adalah salah satu yang terbaik. Warna oranye keemasan langit saat fajar menyingsing dipadukan dengan kabut yang melayang di antara lembah menciptakan panorama yang sangat dramatis. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta, sekitar satu jam perjalanan, membuatnya cocok untuk perjalanan pagi hari.

  • Lokasi: Dusun Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Gunungkidul
  • Jam buka: 04.45 – 21.00
  • Tiket masuk: Rp5.000

5. Kebun Buah Mangunan: Tempat Legendaris Negeri Awan Jogja

Nama Kebun Buah Mangunan sudah tidak asing lagi bagi wisatawan yang mencari panorama negeri di atas awan di Yogyakarta.

Baca juga  Kalurahan Bendung Resmikan Balai Budaya Rp1,6 Miliar, Kukuhkan Status Desa Mandiri Budaya

Lokasi ini merupakan pelopor wisata gardu pandang di kawasan Dlingo, dan hingga kini tetap menjadi favorit banyak orang.

Kabut yang menggulung di lembah menciptakan ilusi seolah-olah kita berdiri di atas awan. Selain itu, kebun buah ini juga menyediakan beragam jenis tanaman yang bisa dinikmati pengunjung.

Jika datang di waktu yang tepat, kamu bahkan bisa membawa pulang buah segar hasil panen. Tempat ini juga ramah untuk keluarga dan pelajar, serta memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

  • Lokasi: Jl. Imogiri – Dlingo, Sukorame, Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Jam buka: 05.00 – 18.00
  • Tiket masuk: Rp5.000

Penutup: Menyatu dengan Langit di Negeri Awan Jogja

Mengunjungi lima destinasi negeri di atas awan Jogja ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Kamu akan mendapatkan pengalaman spiritual dan visual yang sulit dilupakan. Setiap pagi menyajikan cerita baru: tentang ketenangan, tentang kebesaran alam, dan tentang keindahan yang hanya bisa dinikmati jika kita bersedia bangun lebih awal.

Entah itu untuk sekadar berfoto, menikmati udara segar, atau bermeditasi dalam hening, tempat-tempat ini menyuguhkan sisi Yogyakarta yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Jika kamu mendambakan momen damai dan pemandangan spektakuler, lima destinasi ini patut kamu datangi minimal sekali seumur hidup.

***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya