Tekankan Pentingnya Inovasi, Sri Mulyani: Kepala Daerah Tak Harus Bergantung pada APBN dan APBD untuk Pembiayaan Pembangunan

Bagikan :
Menkeu Sri Mulyani sampaikan pesan penting kepada para Kepala Daerah saat agenda Retreat di Magelang, berikut isinya (Ist)

KABAR JAWA – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, belakangan ini menegaskan soal pentingnya inovasi dalam pembiayaan pembangunan daerah.

Dalam agenda Retret Pembekalan Kepala Daerah yang digelar di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu, (23/2), ia mengajak para kepala daerah untuk tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk menggali berbagai skema pembiayaan kreatif yang dapat melibatkan sektor swasta dan pihak-pihak lain.

Dengan demikian, proses pembangunan tidak hanya bergantung pada kondisi keuangan negara, melainkan juga dapat dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor.

Mengurangi Ketergantungan pada APBN dan APBD

Sri Mulyani mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur, terutama yang memiliki potensi menghasilkan pendapatan, tidak selalu harus dibiayai secara penuh oleh APBN atau APBD.

Ia mencontohkan beberapa sektor seperti penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, hingga layanan rumah sakit yang memungkinkan adanya kerja sama dengan pihak swasta melalui skema pembiayaan inovatif.

Baca juga  SPMB Jatim 2025 Jalur Domisili Dibuka Mulai 26 Juni, Ini Cara Daftar dan Skema Kuota Terbarunya

“Di banyak negara, membangun berbagai infrastruktur itu enggak selalu 100 persen APBD atau APBN, karena kalau mau nungguin APBD atau APBN, itu bisa lama banget,” ujarnya.

Sri Mulyani juga mengapresiasi daerah-daerah yang telah berinovasi dalam pembiayaan pembangunan.

Ia menilai, kreativitas seperti ini menunjukkan komitmen kuat dari para pemangku kepentingan dalam mempercepat kemajuan daerah.

Peran Kemenkeu dalam Mendukung Inovasi Pembiayaan

Untuk memfasilitasi inovasi pembiayaan, Kementerian Keuangan telah menyediakan berbagai instrumen yang dapat digunakan pemerintah daerah.

Instrumen ini memungkinkan Pemda melahirkan kreativitas dalam pembiayaan pembangunan, meskipun APBD daerah tersebut terbatas asal mau berinovasi.

Namun, Sri Mulyani mengingatkan bahwa kreativitas dalam pembiayaan tidak cukup tanpa komitmen dan keahlian dalam pengelolaan keuangan.

“Tapi memang itu perlu banyak kerja keras, komitmen-komitmen, dan juga keahlian dari sisi keuangan,” ujarnya.

Menkeu juga mengungkap bahwa apabila ada keraguan dalam melakukan kreativitas pembiayaan, maka Pemda disarankan agar dapat berkonsultasi kepada pihak terkait.

Ini termasuk Kemenkeu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), maupun aparat penegak hukum.

Baca juga  Hutan Rogojembangan Beralih Jadi Lahan Pertanian, Warga Banjarnegara Keluhkan Dampak Lingkungan

Sri Mulyani kemudian meyakinkan Pemda supaya tak perlu khawatir, selama langkah-langkah yang diambil untuk mendukung pembangunan.

“Kalau benar-benar mau membangun untuk sesuatu yang create growth, menciptakan pertumbuhan, kesempatan kerja, perbaikan kesejahteraan, menurut saya kita semuanya bisa bekerja,” bebernya.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan Pembangunan Daerah

Sri Mulyani berharap agar kegiatan retret seperti ini menjadi ajang melihat instrumen kolaborasi serta diskusi antar kepala daerah, guna berbagi pengalaman dan strategi dalam membiayai pembangunan.

Menkeu juga mengatakan bahwa pihaknya bakal terus mendukung kepala daerah supaya bisa bekerja dengan baik dalam membangun daerahnya.

“Kementerian Keuangan akan terus mendukung agar Bapak dan Ibu sekalian sukses menjaga daerah, membangun daerah, menggunakan keuangan baik APBD dan APBN, keuangan negara secara baik sebagai instrumen penting dalam memajukan Indonesia,” pungkasnya.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?