Susi Fitri Andriani Resmi Pimpin KKI DIY hingga 2029, Bawa Misi Dekatkan Kebaya ke Anak Muda

Bagikan :
Susi Fitri menerima surat penetapan sebagai ketua DPP KKI DIY dari Ketua Umum KKI Pusat Erna Setiyaningrum. (Foto: Bagus Aryo W/KabarJawa)
Susi Fitri menerima surat penetapan sebagai ketua DPP KKI DIY dari Ketua Umum KKI Pusat Erna Setiyaningrum. (Foto: Bagus Aryo W/KabarJawa)

Yogyakarta, KabarJawa.com – Susi Fitri Andriani S.H., M.M., Ph.D resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komunitas Kebaya Indonesia (KKI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (15/9/2026). Ia akan memimpin organisasi tersebut hingga 2029.

Pelantikan berlangsung sederhana dan hangat di Hotel Bifa. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum KKI Dr. Erna Setiyaningrum, S.ST., M.M., jajaran pengurus, serta para ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KKI se-DIY.

Selain melantik Susi sebagai ketua, DPD KKI DIY juga melantik Yuniar sebagai bendahara. Kepengurusan baru ini diharapkan dapat kembali menggerakkan roda organisasi setelah sebelumnya terjadi kekosongan kepemimpinan.

Susi mengatakan kesediaannya memimpin KKI DIY tidak terlepas dari kecintaannya terhadap kebaya dan kain tradisional. Kecintaan tersebut sudah tumbuh sejak dirinya masih remaja, ketika ia mulai menggemari dan mengoleksi kain serta kebaya khas Jawa, terutama dari Solo dan Yogyakarta.

Baca juga  Menelusuri Alam Jogja Lewat Sungai, Dari Deg-Degan di Sungai Elo Sampai Nyantai di Sungai Oyo

Kecintaan itu juga dipengaruhi sang ibu yang merupakan warga Solo dan gemar berkebaya. Sebagai anak perempuan tertua atau barep, Susi merasa kecintaan terhadap kebaya tersebut turut diwariskan kepadanya.

“Saya mau menjadi ketua DPD karena sesuai dengan jiwa saya untuk melestarikan warisan leluhur dengan berkebaya dan berkain. Sejak remaja, saya sudah senang dan mengoleksi kain-kain Jawa dari Solo dan Jogja, begitu juga dengan kebaya-kebaya,” kata Susi.

Ingin Kebaya Dipakai Sehari-hari

Salah satu visi Susi setelah memimpin KKI DIY adalah membuat kebaya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebaya tidak seharusnya hanya muncul dalam acara formal, pesta pernikahan, atau ritual adat.

Ia ingin masyarakat, khususnya generasi muda, terbiasa mengenakan kebaya dengan gaya yang lebih santai. Padu padan kebaya dengan celana jeans atau rok, misalnya, dapat menjadi pintu masuk agar anak muda lebih mengenal busana tradisional tersebut.

“Harapan saya di KKI nanti, tidak hanya sekadar memakai atau menyimpan baju kebaya, tetapi juga bisa mensosialisasikan penggunaan kebaya sehari-hari. Kalau bisa, kita membiasakan berkebaya walau tidak formal pakai jarik, seperti di Malaysia yang biasa memakai pakaian adat Melayu sehari-hari,” ujarnya.

Baca juga  Dibawah Susi Fitri Andriani, KKI DIY Dorong Yogyakarta Jadi The City of Kebaya

Susi menilai penggunaan kebaya dengan gaya kekinian tidak perlu langsung dipandang sebagai persoalan pakem. Baginya, yang lebih penting adalah generasi muda terlebih dahulu mengenal, menggunakan, dan kemudian memahami perbedaan antara kebaya untuk kebutuhan sehari-hari dengan kebaya sesuai pakem.

“Sempat ada anggapan memakai kebaya itu hanya untuk acara adat atau pesta pernikahan. Sekarang kita ingin anak-anak muda juga mau mengenal kebaya dan membiasakan menggunakannya sehari-hari, mungkin sementara dengan celana jeans atau rok. Lama-lama mereka bisa membedakan mana yang pakem dan mana yang sekadar busana harian,” imbuhnya.

Kain dan Kebaya adalah Identitas Budaya

Bagi Susi, kain dan kebaya tidak sekadar pakaian. Keduanya menyimpan cerita tentang leluhur sekaligus menjadi bagian dari identitas dan keanggunan perempuan Indonesia.

Karena itu, menurutnya, upaya pelestarian budaya tidak cukup dilakukan dengan menyimpan kebaya atau mengenakannya pada kesempatan tertentu. Kebaya harus tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Bagi saya, kain dan kebaya bukan sekadar pakaian. Kain adalah cerita tentang leluhur kita, sedangkan kebaya adalah simbol keanggunan dan jati diri perempuan Indonesia,” akunya.

Baca juga  Harga Bumbu Dapur Melonjak di Ponorogo Jelang Idul Fitri, Warga Mengeluh

Ia juga menyadari bahwa cara generasi muda mengenakan kebaya saat ini terus berkembang. Bahkan, kebaya yang dipadukan dengan celana jeans dapat menjadi langkah awal untuk membangun kedekatan anak muda dengan busana tradisional.

“Walaupun mungkin anak-anak muda sekarang berkebaya dengan memakai celana jeans, tidak apa-apa untuk sementara, asal mereka mau mengenal dan mengenakan kebaya,” katanya.

Susi menegaskan dirinya tidak ingin menjalankan kepemimpinan KKI DIY seorang diri. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk berkolaborasi dalam menjaga keberlanjutan budaya.

“Tentunya saya tidak akan berjalan sendiri dalam menjalankan KKI ini. Mari kita berjalan bersama, berkarya bersama, dan menjaga warisan bangsa ini bersama-sama,” ujarnya.

Ia berharap KKI DIY dapat semakin berkembang dan membawa gerakan pelestarian kebaya dari Yogyakarta ke tingkat yang lebih luas, termasuk internasional.

“Pada akhirnya, warisan budaya akan tetap hidup bukan karena hanya kita simpan, tetapi karena kita cintai, kita kenakan, dan kita wariskan kepada generasi berikutnya. Semoga ke depannya KKI dari Yogyakarta semakin berjaya dan mendunia,” pungkasnya.***

Berita Terbaru

UAJY menyambut mahasiswa internasional melalui welcoming ceremony untuk mengenalkan kampus dan membangun relasi lintas negara. (Foto: Humas UAJY)
UAJY Sambut Mahasiswa Internasional Lewat Welcoming Ceremony
Ilustrasi orang sedang berolahraga (Pixabay/Gabin_Vallet)
Strength Training untuk Pelari: Manfaat, Cara Latihan, dan Gerakan yang Direkomendasikan
Para pengurus dan anggota DPD KKI DIY berfoto bersama usai acara pelantikan Susi Fitri Andriani sebagai ketua baru. (Foto: Bagus Aryo W/KabarJawa)
Dibawah Susi Fitri Andriani, KKI DIY Dorong Yogyakarta Jadi The City of Kebaya
Susi Fitri menerima surat penetapan sebagai ketua DPP KKI DIY dari Ketua Umum KKI Pusat Erna Setiyaningrum. (Foto: Bagus Aryo W/KabarJawa)
Susi Fitri Andriani Resmi Pimpin KKI DIY hingga 2029, Bawa Misi Dekatkan Kebaya ke Anak Muda
Pendaftaran KPID DIY 2026-2029 dibuka 14 September–14 Oktober. Simak syarat, jadwal seleksi, dokumen, dan estimasi gajinya. (Foto: instagram/humasjogja)
Pendaftaran Calon Anggota KPID DIY 2026-2029 Dibuka, Cek Syarat dan Estimasi Gaji

Terpopuler

Kanaya Whu meninggal dunia di RSHS Bandung akibat kanker. Simak profil, status pernikahan, karier, dan hubungannya dengan KDM. (Foto instagram/kanayawhu)
Kanaya Whulan Meninggal Dunia Sakit Apa? Ini Profil, Sudah Menikah atau Belum, dan Hubungan dengan KDM
Amanda Rigby anak siapa? Simak profil, orang tua, pendidikan, karier, bisnis, hingga status pernikahannya dengan Andre Taulany. (Foto: instagram/amandarigby6)
Amanda Rigby Anak Siapa? Ini Biodata, Pendidikan, Karier, dan Status Pernikahannya
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
KPK mengamankan 17 orang dalam OTT BPN Bogor. Berikut nama yang telah dikonfirmasi dan informasi terbaru kasus HGB. (Foto GMaps/Rolhan S)
Identitas 17 Orang yang Diamankan KPK dalam OTT di BPN Bogor, Siapa Saja?