Serunya Lari Malam di Kota Gudeg Bersama Playon Jogja, Ini Cerita Komunitas Lari Tertua di Jogja

Bagikan :

KabarJawa.com – Yogyakarta kini punya irama baru. Kalau dulu sudut-sudut kota identik dengan deretan lesehan, aroma gudeg, dan petikan gitar pengamen di angkringan, belakangan suara sepatu lari yang menepuk aspal ikut meramaikan suasana. Tren lari malam (night run) bertransformasi dari sekadar kegiatan cari keringat menjadi wadah interaksi sosial yang penuh kehangatan.

Dari Derap Langkah Segelintir Orang Hingga Memenuhi Aspal Kota

Geliat lari malam di Jogja tak lepas dari jejak sejarah komunitas lari tertua di kota ini, Playon Jogja. Awalnya, komunitas ini lahir bernama IndoRunners Yogyakarta pada tahun 2012. Sosok pencetusnya adalah Thea Rizkia, yang membawa semangat “menyebarkan virus lari” selepas pindah dari Jakarta.

Baca juga  Pembangunan 6 SPAMDes di Gunungkidul Dikebut, 212 Rumah Akan Terlayani Air Bersih

Cerita berdirinya komunitas ini diwarnai momen unik. Pada agenda Thursday Night Run (TNR) perdana di bulan Ramadan tahun 2012, peserta yang datang hanya empat orang. Saat itu, berlari di waktu malam masih dianggap hal asing.

Seusai berlari dan melanjutkan latihan fisik berupa push-up serta sit-up di pelataran sebuah restoran cepat saji, keempat pelari tersebut malah diminta pergi oleh petugas keamanan karena dianggap mengganggu pengunjung.

Pengalaman diusir satpam itu tak lantas memadamkan langkah. Komunitas ini bergeser lokasi kumpul ke area gedung Telkomsel dan terus konsisten berlari. Memasuki rentang tahun 2013–2014, lewat pemungutan suara antaranggota, nama komunitas ini resmi berganti menjadi Playon Jogja.

Konsistensi berbuah manis: jika sebelum pandemi pesertanya berkisar puluhan hingga seratusan orang, kini di era pascapandemi, agenda lari Kamis malam konsisten diserbu 300 hingga 400 pelari setiap minggunya.

Resep Rahasia Komunitas: Tanpa Iuran, Tanpa Pembeda

Apa yang membuat ratusan orang rela memadati jalanan Jogja di malam hari? Jawabannya ada pada prinsip kepemilikan bersama. Playon Jogja memegang teguh konsep komunitas non-komersial. Tidak ada lembar formulir pendaftaran, tidak ada iuran bulanan, dan tidak ada kewajiban membeli jersey khusus.

Baca juga  Satpol PP Kota Malang Gelar Operasi Penertiban Kos-Kosan Jelang Ramadan, 31 Orang Terjaring

Siapa saja boleh bergabung, mulai dari anak-anak, mahasiswa, pekerja kantor, hingga lansia. Gaya berpakaian pun sangat bebas. Ada yang datang dengan perlengkapan lari profesional, namun tak sedikit pula yang bersantai memakai kaos katun harian, celana bola, dan sepatu olahraga biasa.

 

Sistem Latihan yang Terstruktur

Agar sesi lari tetap aman dan menyenangkan bagi semua orang, panitia membagi peserta berdasarkan tingkat kecepatan (pace):

  • Pace 5: Ditujukan untuk pelari dengan kecepatan tinggi.
  • Pace 6–7: Diperuntukkan bagi pelari berkecepatan menengah.
  • Pace 7–8: Pilihan paling santai yang sangat ramah bagi pemula.

Sebelum rombongan meluncur, sesi briefing singkat selalu diadakan untuk menjelaskan rute serta aturan keselamatan. Di sepanjang jalan, tiap peleton dikawal oleh pacer yang bertugas menjaga konsistensi ritme lari, serta marshall yang sigap mengatur kelancaran lalu lintas di persimpangan.

Menyusuri Rute Romantis: Dari Tugu Sampai Angkringan

Melintasi rute malam Jogja menyajikan pengalaman sensori yang berkesan. Rute favorit komunitas maupun pelari perorangan umumnya dimulai dari kawasan ikonik Tugu Jogja, melintasi Jalan Mangkubumi, menembus gemerlap kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer, hingga berakhir di titik kumpul seperti Bank BPD DIY Cabang Senopati.

Baca juga  Catat! Ini Jadwal Event Peringatan HUT Sleman 2026: Ada Jathilan, Kirab hingga Job Fair

Pendar lampu jalanan bergaya klasik, riuh toko-toko yang masih buka, alunan musik dari seniman jalanan, serta terpaan angin malam yang sejuk membuat jarak lari terasa lebih ringan. Bagi para pelari solo yang baru bergabung, suasana ramah di sepanjang jalan dengan cepat mencairkan rasa canggung.

Setelah menuntaskan rute dan menutup sesi dengan pendinginan (stretching) bersama, ritual yang paling dinanti adalah bersantai. Menikmati es teh pendingin dahaga atau menyeduh wedang hangat sambil mengobrol di angkringan sekitar Malioboro menjadi penutup sempurna aktivitas malam.

Berita Terbaru

Kenapa YouTube tidak bisa memutar video padahal sinyal bagus? Simak penyebab dan cara mengatasinya di HP dan komputer. (Foto Pixabay/ EyestetixStudio)
Kenapa YouTube Tidak Bisa Memutar Video Padahal Sinyal Bagus? Begini Cara Mengatasinya
Panduan pindah Faskes BPJS di Jogja untuk anak kost, mulai syarat dokumen hingga 5 jalur pengurusan yang bisa dipilih. (Foto ilustrasi Pixabay/Bruno)
Cara Pindah Faskes BPJS di Jogja untuk Anak Kost: Syarat dan 5 Jalur Pengurusan
Penyintas KMP Virgo Transport 8 mengungkap kapal terbalik tanpa sirene alarm. Penumpang kamar ekonomi diduga terjebak.
Kesaksian Penyintas KMP Virgo Transport 8: Kapal Terbalik Tanpa Sirene Alarm, Penumpang Terjebak
Jawaban Trivia FC Mobile 26 Numero hari ke-19 tentang kata kunci paling tepat menggambarkan pemain nomor 10 dalam sepak bola. (Foto Pixabay/PlanetFox)
Kata Kunci Mana yang Paling Tepat Menggambarkan Pemain Nomor 10? Jawaban Trivia FC Mobile 26 Numero
Link twibbon Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang 2026 dengan desain terbaru dan gratis, lengkap dengan sejarah dan cara pakainya. (Foto twibbonize)
Link Twibbon Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang Desain Terbaru dan Gratis untuk Media Sosial

Terpopuler

Link twibbon Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang 2026 dengan desain terbaru dan gratis, lengkap dengan sejarah dan cara pakainya. (Foto twibbonize)
Link Twibbon Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang Desain Terbaru dan Gratis untuk Media Sosial
Kanaya Whu meninggal dunia di RSHS Bandung akibat kanker. Simak profil, status pernikahan, karier, dan hubungannya dengan KDM. (Foto instagram/kanayawhu)
Kanaya Whulan Meninggal Dunia Sakit Apa? Ini Profil, Sudah Menikah atau Belum, dan Hubungan dengan KDM
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat