
KABAR JAWA – Tragedi jatuhnya pesawat Air India bikin banyak orang terenyuh. Dari total 242 penumpang dan awak, cuma satu orang yang selamat.
Namanya Vishwash Kumar Ramesh. Dia warga negara Inggris keturunan India. Dan yang bikin semua orang makin heran, dia duduk di kursi 11A. Tepat di samping pintu darurat pesawat.
Kejadiannya nggak main-main. Pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner itu meledak dan langsung terbakar hebat.
Tapi ajaibnya, Kumar bisa selamat. Luka-lukanya juga nggak terlalu parah. Bahkan, dia sempat berjalan sendiri sebelum dibawa ke rumah sakit.
Duduk di Kursi 11A
Vishwash duduk di kursi 11A. Lokasinya tepat di belakang kelas bisnis. Banyak yang bilang, posisi tempat duduk dia bukanlah tempat paling aman saat terjadi kecelakaan pesawat.
Biasanya, bagian belakang pesawat punya peluang lebih besar buat selamat. Tapi ternyata kali ini beda.
Peneliti dari Federal Aviation Administration (FAA) pernah bikin studi soal tingkat keselamatan duduk di pesawat.
Hasilnya, sepertiga bagian belakang punya tingkat kematian paling rendah. Tapi itu juga tergantung jenis kecelakaannya. Jadi, nggak bisa dijadikan patokan pasti.
Studi tentang Peluang Selamat
Beberapa studi juga pernah bahas soal ini. Misalnya, riset dari majalah Time yang ngolah data FAA.
Mereka nemuin kalau duduk di bagian tengah, apalagi kursi lorong, punya tingkat kematian paling tinggi. Bisa sampai 44%.
Lalu ada juga studi dari University of Greenwich di tahun 2008. Hasilnya cukup menarik.
Penumpang yang duduk dalam jarak lima baris dari pintu darurat punya peluang lebih besar untuk selamat. Alasannya sederhana. Karena mereka bisa keluar lebih cepat kalau terjadi apa-apa.
Kalau lihat dari sini, posisi Vishwash di 11A yang dekat pintu darurat, mungkin jadi salah satu faktor dia bisa selamat. Meskipun, tentu ada banyak faktor lain juga yang berperan.
Disebut Sebagai Keajaiban
Kabar tentang Vishwash yang selamat langsung jadi perhatian banyak media. Termasuk New York Post.
Banyak yang menyebut kejadian ini sebagai keajaiban. Soalnya, hampir semua bagian pesawat hancur terbakar. Tapi dia masih bisa hidup dan sadar.
Saat dibawa ke rumah sakit, dia memang luka-luka. Tapi nggak sampai fatal. Sampai sekarang belum banyak info soal kondisi terbarunya. Tapi tim medis bilang dia stabil.
Kisah Vishwash Kumar Ramesh bikin banyak orang percaya bahwa dalam tragedi seburuk apapun, selalu ada harapan.
Duduk dekat pintu darurat memang mungkin bantu, tapi yang utama adalah keberuntungan dan kondisi saat kecelakaan terjadi.***