Remaja Jakarta Bakar Tiga Gerbong KA di Stasiun Tugu Jogja, Motif Sakit Hati Terungkap

Bagikan :
Remaja Jakarta Bakar Tiga Gerbong KA di Stasiun Tugu Jogja, Motif Sakit Hati Terungkap
Remaja Jakarta Bakar Tiga Gerbong KA di Stasiun Tugu Jogja, Motif Sakit Hati Terungkap(Sumber gambar: ilustrasi: Pinterest/a.l.s (3*))

Kabarjawa – Kasus pemuda bakar tiga gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta baru-baru ini menggemparkan masyarakat. Pelaku yang berhasil diamankan ternyata seorang remaja asal Jakarta berusia 17 tahun.

Aksi nekat ini dilatarbelakangi rasa sakit hati yang dipendam karena sering diturunkan dari kereta akibat tak memiliki tiket. Berikut rangkuman fakta-fakta mengejutkan dari kejadian tersebut.

Pelaku Berhasil Ditangkap di Malioboro

Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku pembakaran. Berkat rekaman CCTV dan hasil penyelidikan forensik, remaja berinisial M berhasil diamankan di kawasan Malioboro tak lama setelah insiden terjadi.

Bukti-bukti yang ada, mulai dari rekaman kamera pengawas hingga keterangan ahli forensik, mendukung pengungkapan kasus ini.

Modus Pembakaran Gerbong KA

Dalam proses pemeriksaan, M mengungkapkan cara dirinya membakar tiga gerbong kereta api tersebut. Ia menggunakan kertas atau kardus cokelat yang dibakar dengan korek api.

Setelah api menyala, M masuk ke dalam gerbong melalui pintu samping dan meletakkan kertas terbakar itu di kursi penumpang. Dalam waktu singkat, api melahap kursi dan menyebar ke seluruh gerbong hingga menghanguskan dua gerbong eksekutif dan satu gerbong premium.

Baca juga  Layani Penukaran Uang Rupiah Baru, Bank Indonesia DIY Siapkan Rp4,99 Triliun untuk SERAMBI 2026

Alasan Sakit Hati Jadi Pemicu Utama

Motif utama di balik tindakan nekat M adalah rasa sakit hati terhadap PT KAI. Berdasarkan hasil penyelidikan, M sering kali menaiki kereta tanpa tiket dalam rentang waktu 2023 hingga 2024.

Akibatnya, ia kerap diturunkan di stasiun berikutnya. Total, M tercatat sudah sembilan kali mengalami kejadian ini, yang akhirnya memicu dendam hingga berujung aksi pembakaran.

Pelaku Ternyata Penyandang Disabilitas

Fakta lain yang terungkap adalah bahwa M merupakan penyandang disabilitas sensorik, yakni tidak bisa berbicara. Oleh karena itu, polisi mendatangkan juru bahasa isyarat untuk membantu proses pemeriksaan dan menggali motif pelaku lebih dalam.

Proses Hukum dan Pemeriksaan Kejiwaan

Saat ini, M telah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan. Proses ini memakan waktu sekitar dua minggu untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Sementara itu, polisi menjerat M dengan beberapa pasal, di antaranya Pasal 180 Jo Pasal 197 ayat (1) UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, serta Pasal 187, Pasal 188, dan Pasal 406 KUHP.

Baca juga  Apa Itu Kondektur KAI? Ketahui Tugas dan Estimasi Gaji Kondektur KAI 2026

Kasus pembakaran tiga gerbong kereta api di Stasiun Tugu Jogja menjadi peringatan keras akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja, khususnya yang berkebutuhan khusus.

Rasa sakit hati yang dipendam M akibat perlakuan yang ia terima memicu tindakan berbahaya yang merugikan banyak pihak. Saat ini, proses hukum dan pemeriksaan kejiwaan terus berjalan untuk memastikan penanganan kasus yang tepat.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya