
Kabar Jawa – Terkenal akan tempat pendidikannya, Jogja juga menyuguhkan wisata alam yang bisa dinikmati siapa saja. Salah satu wisata alam di Jogja adalah gunung atau bukit yang bisa digunakan untuk trekking.
Yogyakarta selama ini dikenal luas sebagai kota pelajar dan pusat kebudayaan Jawa. Namun, siapa sangka jika daerah ini juga menyimpan begitu banyak pesona alam yang dapat dijelajahi lewat kegiatan trekking.
Trekking sendiri, menurut laman repo.undiksha.ac.id, merupakan aktivitas berjalan kaki dari satu titik ke titik lain di alam terbuka, biasanya di pegunungan atau perbukitan.
Selain menyenangkan, kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental karena mengajak kita untuk aktif bergerak sambil menikmati ketenangan panorama alam.
Berikut adalah deretan tempat trekking di Jogja yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga ramah bagi pemula maupun anak-anak.
1. Gunung Api Purba Nglanggeran: Keindahan Masa Lalu yang Menjulang
Terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Gunung Api Purba Nglanggeran menyimpan jejak sejarah geologi yang menakjubkan.
Berdiri di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut, gunung ini menawarkan formasi batuan purba raksasa yang unik dan menjadi daya tarik utama bagi para pecinta trekking.
Meski memiliki tampilan yang gagah, jalur pendakian Gunung Nglanggeran relatif aman dan cocok untuk pemula maupun anak-anak.
Waktu tempuh menuju puncaknya berkisar antara 1,5 hingga 2 jam. Setibanya di atas, pengunjung akan disambut lanskap hijau membentang dan udara segar yang menyejukkan pikiran.
2. Bukit Turgo: Pesona Merapi dan Nuansa Religi
Bergeser ke Sleman, Bukit Turgo di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem menawarkan jalur trekking yang tak kalah memikat.
Meski hanya memerlukan waktu sekitar satu jam untuk sampai ke puncaknya, pengalaman yang ditawarkan sangat kaya.
Dari atas Bukit Turgo, pengunjung bisa menyaksikan Gunung Merapi secara langsung—gagah, anggun, dan penuh energi alam.
Bukit ini juga memiliki nilai spiritual tersendiri karena sering dikunjungi sebagai destinasi wisata religi. Dengan akses tangga yang memadai, tempat ini tergolong aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh berbagai usia.
3. Puncak Suroloyo: Tempat Tertinggi di Kulon Progo
Terletak di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Puncak Suroloyo merupakan titik tertinggi di wilayah Kulon Progo.
Dari sini, pengunjung bisa menyaksikan panorama empat gunung megah sekaligus—Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro—yang terlihat jelas tanpa penghalang.
Tangga-tangga yang telah dibangun menuju puncak membuat perjalanan terasa lebih mudah dan aman. Tak heran jika tempat ini menjadi favorit bagi para penikmat trekking dan fotografer alam.
Menjelang matahari terbit atau terbenam, langit di Puncak Suroloyo akan menyuguhkan gradasi warna yang menawan, membuat siapa pun terpesona.
4. Puncak Widosari: Keindahan Hijau Kulon Progo
Jika mencari tempat dengan ketinggian sedang namun tetap menyuguhkan pemandangan luar biasa, maka Puncak Widosari adalah pilihan tepat. Berada di kawasan Tritis, Kabupaten Kulon Progo, tempat ini memiliki ketinggian sekitar 1.017 meter di atas permukaan laut.
Akses ke puncak dilengkapi dengan anak tangga yang aman dan nyaman bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Di puncak, hamparan pepohonan hijau dan pemandangan alam Kulon Progo terlihat sangat memesona. Tempat ini juga sering menjadi latar foto yang diunggah ke media sosial karena keindahannya yang Instagramable.
5. Hutan Pinus Nglinggo: Harmoni Alam di Kulon Progo
Di Desa Nglinggo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, terdapat Hutan Pinus Nglinggo yang memadukan suasana sejuk hutan dengan keindahan alam terbuka.
Trekking di sini akan membawa pengunjung menyusuri jalur-jalur alami yang dipenuhi pepohonan pinus serta kebun teh yang menyegarkan mata.
Tidak hanya berjalan kaki, kawasan ini juga menyediakan wisata jeep untuk menjelajahi area lebih luas. Jarak tempuh dari pusat kota Yogyakarta ke tempat ini hanya sekitar satu jam perjalanan, sehingga cocok untuk perjalanan singkat di akhir pekan.
6. Hutan Pinus Pengger: Spot Estetik yang Wajib Dikunjungi
Terletak di kawasan Dlingo, Hutan Pinus Pengger telah lama dikenal sebagai destinasi wisata alam favorit di Jogja. Meskipun bukan lokasi khusus jogging, pengunjung akan tetap berjalan kaki dari satu spot ke spot lainnya.
Beragam instalasi artistik berbahan dasar kayu dan pohon pinus tersedia di sepanjang jalur, menjadikannya tempat yang sempurna untuk berswafoto. Udara segar dan suasana hutan yang tenang membuat tempat ini layak dijadikan lokasi trekking ringan sekaligus healing.
7. Sompok Trekking: Keindahan Tersembunyi di Bantul
Berada di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Sompok Trekking merupakan jalur pendakian yang mengarah ke air terjun eksotis bernama Air Terjun Sompok. Selain air terjun, perbukitan di sekitarnya juga menjadi daya tarik utama yang memanjakan mata.
Tempat ini dikelola langsung oleh masyarakat setempat dan dikembangkan sebagai destinasi wisata alam berbasis potensi lokal.
Dengan perpaduan antara alam, air terjun, dan keramahan warga desa, Sompok Trekking layak menjadi tempat tujuan bagi mereka yang mencari ketenangan sekaligus petualangan.
Yogyakarta tidak hanya menawarkan kekayaan budaya dan sejarah, tetapi juga keindahan alam yang luar biasa. Kegiatan trekking di kawasan pegunungan, bukit, hingga hutan pinus bisa menjadi alternatif liburan sehat dan menyenangkan untuk segala usia, termasuk anak-anak.
Jalur-jalur yang tersedia umumnya telah dilengkapi fasilitas memadai dan aman, menjadikannya ideal untuk menjelajah alam tanpa risiko tinggi.
Dengan banyaknya pilihan lokasi trekking dari Gunungkidul hingga Sleman dan Kulon Progo, Jogja siap menyambut siapa saja yang ingin menyatu dengan alam lewat langkah demi langkah.***