Jalan Rusak Jepara-Keling Disorot DPRD Jateng, Rekonstruksi Siap Dilaksanakan Februari 2025

Bagikan :

Kabarjawa – Kondisi jalan yang rusak parah di ruas Jepara-Keling, Kabupaten Jepara, menjadi perhatian serius dari Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah. Kerusakan jalan rusak ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan, terutama di musim hujan. Upaya perbaikan segera diperlukan untuk mengatasi persoalan ini.

DPRD Jateng Fokus pada Permasalahan Jalan Jepara-Keling

Dalam upaya memantau langsung kondisi lapangan, DPRD Jateng melalui Komisi D telah melakukan kunjungan monitoring ke beberapa titik jalan rusak, termasuk di Desa Suwawal, Jepara. Dari hasil pengamatan, ditemukan beberapa penyebab utama kerusakan jalan, seperti tonase kendaraan berat yang melebihi kapasitas dan buruknya sistem drainase.

Nurul Furqon, anggota Komisi D DPRD Jateng, menyebutkan bahwa permasalahan ini perlu segera ditangani agar masyarakat tetap merasa aman saat melintas, meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

Penyebab Utama Kerusakan Jalan

Kepala Balai Pelaksana Jalan (BPJ) Wilayah Pati, Api Diana Setiaji, menjelaskan bahwa jalan Jepara-Keling awalnya merupakan jalan kabupaten dengan pondasi yang kurang memadai, hanya sekitar 5 cm di atas tanah merah. Hal ini menyebabkan jalan cepat rusak saat dilalui kendaraan berat.

Baca juga  Residivis Spesialis Maling Minimarket di Jawa Tengah Ditangkap, Beraksi dengan Modus Rapi

Selain itu, drainase yang tidak berfungsi optimal menjadi penyebab utama air hujan menggenang di badan jalan. Beberapa saluran drainase bahkan tertutup oleh aktivitas warga sekitar, memperparah kondisi jalan yang sudah rusak.

Rencana Rekonstruksi Jalan Jepara-Keling

Pada Februari 2025, proyek rekonstruksi jalan Jepara-Keling akan dimulai. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk memperbaiki ruas jalan dari Km 75+875 hingga Km 76+580. Proyek ini diproyeksikan selesai dalam 210 hari kerja dengan masa pemeliharaan hingga tiga tahun.

Sebagai langkah awal, BPJ telah memasang rambu-rambu peringatan di lokasi rawan untuk memastikan pengendara lebih berhati-hati. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah juga dilakukan untuk membatasi kendaraan berat yang melintas hingga perbaikan selesai.

Harapan DPRD dan Masyarakat

DPRD Jateng menegaskan pentingnya solusi permanen untuk permasalahan ini. Rekonstruksi jalan harus dilakukan secara efektif agar dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Tidak hanya itu, edukasi kepada warga untuk menjaga saluran drainase juga menjadi bagian penting dari langkah perbaikan.

Baca juga  Cocok Ajak Anak & Istri, Ini 5 Wisata Edukasi Purbalingga untuk Libur Lebaran 2025

Kerusakan jalan Jepara-Keling merupakan permasalahan yang telah berlangsung lama dan membutuhkan perhatian serius. Dengan rencana rekonstruksi yang akan dimulai pada Februari 2025, diharapkan jalan ini dapat menjadi lebih layak dan aman bagi masyarakat. Pemerintah dan warga harus bekerja sama untuk memastikan solusi yang berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terulang di masa mendatang.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid