Yogyakarta, Kabar Jawa – Yogyakarta selama ini identik dengan gudeg dan berbagai makanan bercita rasa manis. Namun, pilihan kuliner di Kota Pelajar terus berkembang. Salah satu yang mulai banyak diburu adalah sajian ikan bakar khas Indonesia Timur di Jogja.
Aroma ikan yang dipanggang di atas bara arang kini mudah ditemukan di sejumlah sudut Yogyakarta. Berbeda dengan ikan bakar khas Jawa yang kerap menggunakan olesan kecap manis, sajian dari kawasan Indonesia Timur seperti Maluku, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi lebih banyak menonjolkan rasa alami ikan.
Ikan laut segar biasanya dibakar dengan bumbu sederhana berupa garam dan perasan jeruk nipis. Setelah matang, ikan kemudian disandingkan dengan sambal mentah bercita rasa pedas, asam, dan segar seperti colo-colo atau dabu-dabu.
Perpaduan daging ikan yang gurih, aroma asap dari bara arang, serta sambal yang menyegarkan membuat kuliner ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta seafood.
Rekomendasi Ikan Bakar Khas Indonesia Timur di Jogja
Berikut sejumlah tempat makan yang bisa menjadi pilihan untuk menikmati ikan bakar dengan cita rasa khas Maluku, Papua, Sulawesi, hingga NTT di Yogyakarta.
1. Warung Makan Kuning Rasa Sayange
Warung sederhana yang berada di kawasan Jetis ini dikenal sebagai salah satu tempat yang menghadirkan kuliner khas Maluku dan Papua di Jogja.
Cerita warung ini bermula dari Bu Wahyu dan Pak Budiono yang telah berjualan sejak 2006. Pada awalnya, menu yang ditawarkan merupakan masakan Jawa. Namun, setelah mendapat masukan dari mahasiswa asal Indonesia Timur yang kurang menyukai makanan bercita rasa manis, keduanya mulai mengembangkan menu khas Maluku dan Papua.
Kini, warung tersebut menawarkan berbagai ikan laut segar seperti tuna, cakalang, kembung, bawal, hingga kakap merah. Ikan dibakar tanpa baluran kecap sehingga rasa asli daging lebih terasa.
Menariknya, pengunjung juga bisa menikmati pilihan makanan pokok khas Indonesia Timur, seperti papeda, kasbi atau singkong rebus, ubi, keladi, dan pisang rebus.
Menu tersebut dapat disantap bersama sayur jantung pisang, tumis daun pepaya, serta sambal colo-colo yang memiliki perpaduan rasa pedas dan asam.
- Alamat: Jl. Jetis No. 11, Jetis Pasiraman, Kota Yogyakarta, arah utara dari Tugu Pal Putih.
- Jam operasional: Setiap hari, 09.00-22.00 WIB.
- Kisaran harga: Rp30.000-Rp50.000 per porsi.
2. Pilihan Ikan Bakar Sulawesi di Babarsari, Kalasan, dan Mlati
Bagi pencinta kuliner Sulawesi, beberapa tempat di wilayah Sleman dan sekitarnya menawarkan ikan bakar dengan karakter rasa yang berbeda.
Ikan Bakar Makassar, Babarsari
Tempat makan di kawasan Babarsari ini menawarkan sajian ikan laut bergaya Makassar. Bumbu bakarnya dibuat sederhana dengan bawang dan garam agar rasa alami ikan tetap dominan.
Cakalang segar menjadi salah satu pilihan, sementara ikan kuwe dapat dinikmati dengan bumbu rica. Hidangan juga dilengkapi sambal dabu-dabu dan sambal kecap.
- Alamat: Ruko Babarsari No. 45, jalur tembus Selokan Mataram-Babarsari, Yogyakarta.
- Jam operasional: Setiap hari, 11.00-21.00 WIB.
- Kisaran harga: Menu makan dan minum mulai sekitar Rp20.000, sedangkan ikan utuh berkisar Rp40.000-Rp58.000 per porsi.
3. Ikan Bakar Sulawesi Tondano, Kalasan
Pengalaman makan di tempat ini sedikit berbeda karena pengunjung dapat memilih sendiri ikan laut segar yang akan diolah.
Ikan dibakar langsung dari kondisi mentah tanpa melalui proses penggorengan. Teknik tersebut membuat daging tetap lembut sekaligus memberikan aroma khas panggangan.
Pilihan ikannya antara lain kerapu, kakap merah, hingga rahang tuna.
- Alamat: Kawasan Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
- Kisaran harga: Mulai sekitar Rp11.000 per ons.
4. Katombo Sulawesi Grilled Fish, Mlati
Katombo menyediakan berbagai pilihan ikan laut segar, mulai dari barakuda, baronang, kerapu, hingga kakap.
Pengunjung dapat memilih beberapa jenis racikan bumbu, seperti dabu, rica, bala rica, maupun kuah asam. Pilihan tersebut membuat satu jenis ikan bisa memiliki karakter rasa berbeda.
- Alamat: Jl. Rogoyudan 1 No. 8, Sinduadi, Mlati, Sleman.
- Jam operasional: Setiap hari, 08.00-22.00 WIB.
- Kisaran harga: Sekitar Rp16.000-Rp22.000 per ons.
5. Bakas Manado Jogja
Bakas Manado Jogja menghadirkan masakan khas Manado yang diracik oleh juru masak asal Manado. Menu ikannya meliputi nila, mujair, dan cakalang yang dapat disajikan dengan bumbu rica-rica.
Sambal dabu-dabu menjadi pendamping yang memberikan sensasi pedas sekaligus segar. Selain ikan bakar, tersedia pula menu khas Manado lainnya seperti tinutuan atau bubur Manado dan ayam woku.
- Alamat: Jl. Sidomulyo No. 10A, Manukan, Condongcatur, Depok, Sleman.
- Jam operasional: Setiap hari, 11.00-21.00 WIB.
6. Ikan Bakar Kieraha (Ikan Timur Ki Raha)
Ikan Bakar Kieraha menggabungkan rempah khas Maluku dengan teknik pemanggangan menggunakan arang. Pilihan ikan yang tersedia antara lain barramundi, ekor kuning, dan ikan kue.
Sebagai pelengkap, pengunjung dapat menikmati tumis jantung pisang dengan bumbu kuning maupun kerang saus tiram.
- Alamat: Jl. Prawiro Kuat No. 187B, Condongcatur, Depok, Sleman, seberang kampus Unres.
- Kisaran harga: Ikan berukuran besar sekitar Rp70.000-Rp89.000, sedangkan kerang Rp30.000-Rp40.000 per porsi.
7. Laut Timor
Laut Timor menjadi salah satu pilihan untuk menikmati olahan ikan bakar dengan cita rasa yang terinspirasi dari kuliner pesisir NTT.
Restoran ini menggunakan ikan laut segar yang didatangkan setiap hari dari nelayan pesisir utara Jawa, antara lain Jepara dan Karimunjawa.
Teknik pembakaran dilakukan dengan memperhatikan tingkat kematangan agar daging ikan tetap lembut tanpa terlalu gosong. Pilihan menunya meliputi ikan bakar polos dengan racikan bawang putih, kunyit, garam, dan jeruk, serta ikan bakar rica.
Selain itu, tersedia kuah asam kepala ikan yang menawarkan rasa segar dan cocok sebagai pendamping hidangan utama.
Alamat: Jl. Gambuh, Condongcatur, Depok, Sleman.
Kuliner Timur yang Makin Beragam di Jogja
Kehadiran berbagai warung dan restoran tersebut menunjukkan bahwa pilihan kuliner di Yogyakarta semakin beragam. Bagi pencinta seafood, ikan bakar khas Indonesia Timur di Jogja bisa menjadi alternatif ketika ingin mencicipi rasa yang berbeda dari sajian ikan bakar Jawa.
Ciri khasnya terletak pada penggunaan ikan segar, bumbu yang relatif sederhana, aroma bakaran arang, serta sambal seperti dabu-dabu dan colo-colo yang memberikan sensasi pedas dan segar.
Jadi, jika kamu sedang mencari menu ikan bakar dengan cita rasa gurih, pedas, dan tidak terlalu manis, sejumlah tempat tersebut bisa masuk dalam daftar kuliner yang ingin dicoba saat berada di Jogja.