
Kabar Jawa – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2025, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, diprediksi akan mengalami lonjakan jumlah kendaraan yang signifikan.
Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor telah menyiapkan langkah strategis berupa rekayasa lalu lintas dengan sistem one way.
Informasi ini disampaikan secara resmi melalui akun Instagram @satlantaspolresbogor.tmc pada Kamis, 27 Maret 2025.
Penerapan Sistem One Way
Sistem satu arah atau one way akan diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menuju dan keluar dari kawasan Puncak selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Berdasarkan skema yang telah disiapkan, one way ke arah Jakarta akan diberlakukan apabila rasio volume kendaraan mencapai minimal 80 persen ke bawah dan hanya 20 persen ke atas.
Dalam pelaksanaannya, kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak akan dialihkan di sekitar Pos 1B dan SPBU Patung Ayam.
Arus kendaraan yang sudah berada di Puncak akan didorong turun ke arah Jakarta hingga jalur benar-benar kosong, sebelum sistem one way diterapkan kembali bagi kendaraan yang ingin naik ke Puncak.
Pemberlakuan one way ini akan berlangsung secara situasional mengikuti kondisi lalu lintas di lapangan.
Sistem ini juga merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2025, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan selama periode mudik dan libur Lebaran.
Peran Operasi Ketupat Lodaya 2025
Selain penerapan sistem satu arah, Satlantas Polres Bogor juga akan menggelar Operasi Ketupat Lodaya 2025 untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.
Sebanyak lebih dari 300 personel akan dikerahkan di berbagai titik rawan kemacetan, baik di jalur utama maupun alternatif. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan yang dapat memperlambat arus kendaraan.
Sebagai tambahan, Polres Bogor juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembatasan kendaraan sumbu tiga.
Hal ini dilakukan agar kendaraan besar tidak menghambat lalu lintas di jalur Puncak. Selain itu, pengawasan di jalur alternatif juga akan diperketat guna mencegah praktik joki kendaraan yang berpotensi merugikan wisatawan.
Prediksi Lonjakan Wisatawan
Puncak, yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Bogor, diperkirakan akan mengalami lonjakan jumlah wisatawan yang signifikan pada periode H+1 hingga H+7 setelah Lebaran.
Hal ini menjadi faktor tambahan yang dapat mempengaruhi kepadatan arus lalu lintas.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas dan operasi pengamanan yang telah disiapkan, diharapkan perjalanan mudik dan liburan masyarakat di wilayah Puncak dapat berjalan lebih lancar dan aman.
Para pengendara diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kendala selama perjalanan.
Dengan kebijakan yang diterapkan oleh Satlantas Polres Bogor ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap dalam merencanakan perjalanan mereka selama musim mudik Lebaran 2025.
Informasi lebih lanjut mengenai penerapan sistem one way dan rekayasa lalu lintas lainnya akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan di lapangan.
***