
Kabarajwa – Operasi ketupat, Libur Lebaran 2025 diprediksi akan menjadi salah satu periode arus mudik terbesar bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Polda DIY memperkirakan sebanyak 6 juta pemudik akan masuk ke Yogyakarta, dengan 1,5 juta kendaraan yang turut meramaikan jalanan selama periode libur.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Polda DIY menyiapkan Operasi Ketupat Progo yang berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan Pemudik dan Perbandingan dengan Libur Nataru
Berdasarkan prediksi Polda DIY, jumlah pemudik yang akan masuk ke Yogyakarta selama Lebaran 2025 mencapai 6 juta orang.
Angka ini terbilang lebih rendah dibandingkan jumlah wisatawan yang memadati DIY saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 yang mencapai 9 juta orang.
Meski begitu, arus mudik kali ini diprediksi tetap padat, meskipun beberapa warga Yogyakarta diperkirakan akan bepergian keluar kota.
Prediksi Kendaraan Masuk Capai 1,5 Juta Unit
Selain jumlah pemudik yang tinggi, Polda DIY juga memperkirakan ada sekitar 1,5 juta kendaraan yang masuk ke Yogyakarta selama periode libur Lebaran.
Lonjakan kendaraan ini diantisipasi dengan berbagai persiapan, termasuk pengaturan lalu lintas dan pendirian pos pengamanan di berbagai titik strategis.
Operasi Ketupat Progo 2025: Lebih Lama dan Lebih Ketat
Untuk menjaga kelancaran arus mudik, Polda DIY melaksanakan Operasi Ketupat Progo yang digelar selama 17 hari, mulai dari 23 Maret hingga 8 April 2025.
Durasi ini lebih panjang dibanding tahun sebelumnya yang hanya berlangsung 13-14 hari. Penambahan waktu operasi ini menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang menambah libur bersama.
Sebanyak 22 pos disiapkan untuk mendukung operasi ini, yang terdiri dari 17 pos pengamanan, 3 pos pelayanan, dan 2 pos terpadu. Tak hanya itu, 1.932 personel dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
Puncak Arus Mudik Diprediksi pada 27-28 Maret 2025
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 27-28 Maret 2025. Meski jumlah kendaraan yang masuk diprediksi mencapai 1,5 juta unit, arus kedatangan ini akan berlangsung secara bertahap, sehingga tidak terjadi penumpukan yang terlalu ekstrem dalam satu waktu.
Dengan prediksi 6 juta pemudik dan 1,5 juta kendaraan yang akan memasuki Yogyakarta saat Lebaran 2025, Polda DIY telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.
Operasi Ketupat Progo 2025 digelar lebih lama untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik. Para pemudik diimbau mempersiapkan perjalanan dengan matang dan mematuhi aturan lalu lintas demi kenyamanan bersama.(Kabarjawa)