Polrestabes Semarang Gencarkan Razia Miras dan Premanisme Jelang Ramadan, Ratusan Pelanggar Diamankan

Bagikan :
Polrestabes Semarang Gencarkan Razia Miras dan Premanisme Jelang Ramadan, Ratusan Pelanggar Diamankan
Polrestabes Semarang Gencarkan Razia Miras dan Premanisme Jelang Ramadan, Ratusan Pelanggar Diamankan.(Gambar: restabessmg.jateng.polri.go.id)

Kabarjawa – Menjelang bulan suci Ramadan, Polrestabes Semarang menggelar operasi razia miras dan premanisme. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang kondusif jelang bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Selama sebulan penuh, ratusan pelanggar hukum berhasil diamankan dalam berbagai kasus, termasuk peredaran minuman keras (miras), premanisme, narkoba, serta tindakan asusila.

Puluhan Muda-Mudi Diamankan

Dalam operasi yang berlangsung dari 20 Januari hingga 20 Februari 2025, sebanyak 81 kasus asusila terungkap dengan total 153 orang yang diamankan. Dari jumlah tersebut, 74 orang merupakan pasangan muda-mudi yang kedapatan berbuat mesum di penginapan.

Mereka mendapatkan pembinaan dan dipanggil bersama pihak keluarga guna mencegah perbuatan serupa di masa mendatang.

Selain itu, terdapat lima kasus asusila yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam menangani kasus ini, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan restoratif justice agar solusi yang diberikan tetap bersifat edukatif dan tidak merusak masa depan anak.

Penindakan Peredaran Miras Ilegal

Peredaran miras ilegal menjadi salah satu fokus utama dalam operasi ini. Dalam sebulan, Polrestabes Semarang mengungkap 155 kasus terkait peredaran miras.

Baca juga  Profil Jonathan Frizzy, Artis yang Diduga Terlibat Kasus Vape dengan Kandungan Narkoba

Barang bukti yang disita meliputi 667 botol miras pabrikan serta 111 botol dan 30 liter miras oplosan. Sebanyak 155 orang pelaku diamankan dan menjalani pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Premanisme dan Kejahatan Jalanan

Kasus premanisme juga mendapatkan perhatian serius dengan 231 kasus yang terungkap. Dari jumlah tersebut, 215 kasus diselesaikan melalui pembinaan dengan jumlah tersangka mencapai 219 orang. Para pelaku terdiri dari 96 orang pak ogah, 115 juru parkir liar, dan 8 calo tiket.

Sebanyak 16 kasus premanisme diproses lebih lanjut melalui jalur hukum dengan total 27 orang tersangka. Kasus-kasus ini mencakup:

  • Penganiayaan: 4 kasus dengan 4 tersangka.
  • Pengeroyokan: 4 kasus dengan 10 tersangka.
  • Curas (pencurian dengan kekerasan): 2 kasus dengan 7 tersangka.
  • Pengancaman: 1 kasus dengan 1 tersangka.
  • Penyalahgunaan senjata tajam: 5 kasus dengan 5 tersangka.

Kasus Narkoba dan Obat Terlarang

Dalam kurun waktu yang sama, polisi berhasil mengungkap 17 kasus narkoba dengan 20 tersangka. Barang bukti yang diamankan mencakup:

  • Sabu: 953,84 gram.
  • Ekstasi: 10 butir.
  • Psikotropika: 820 butir.
  • Obat daftar G: 31.660 butir.
Baca juga  Patroli Ramadan: Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Kosan di Kudus

Operasi yang dilakukan Polrestabes Semarang ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan tindakan tegas terhadap pelanggar hukum serta langkah-langkah pembinaan, diharapkan situasi tetap kondusif selama bulan suci.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan bagi seluruh warga Semarang.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya