
Kabarjawa – Pasar murah ramadan, kebutuhan masyarakat akan bahan pokok cenderung meningkat. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan pasar murah yang digelar secara bergilir di delapan titik wilayah.
Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, menekan laju inflasi, serta membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Salah satu lokasi penyelenggaraan pasar murah ini adalah di Balai Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu.
Kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, turut meninjau langsung kegiatan pasar murah di Desa Asmorobangun.
Kehadiran istri Bupati Kediri Mas Dhito yang akrab disapa Mbak Cicha ini disambut antusias oleh warga setempat.
Selama kunjungannya, ia juga menyempatkan diri untuk mendatangi berbagai stand bazar yang menawarkan beragam kebutuhan bahan pokok serta produk hasil pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Rangkaian Pasar Murah
Pasar murah ini merupakan agenda tahunan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Perekonomian. Tahun ini, pasar murah digelar secara bergilir di delapan titik.
Sebelumnya, kegiatan ini telah dilaksanakan di Desa Maron, Kecamatan Banyakan pada 3 Maret, Desa Cerme, Kecamatan Grogol pada 5 Maret, dan Desa Kepuh, Kecamatan Papar pada 10 Maret.
Desa Asmorobangun menjadi lokasi keempat, yang dilaksanakan pada 12 Maret. Kegiatan berikutnya akan berlangsung di:
- Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar pada 17 Maret
- Desa Susuhbango, Kecamatan Ringinrejo pada 19 Maret
- Desa Blimbing, Kecamatan Mojo pada 21 Maret
- Desa Kepuhrejo, Kecamatan Gampengrejo pada 24 Maret
Agenda Utama: Paket Sembako dan Pasar Murah
Dalam kegiatan ini, terdapat dua agenda utama. Pertama, pembagian paket sembako kepada 200 penerima manfaat dari kalangan masyarakat kurang mampu.
Kedua, penyelenggaraan pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Beberapa komoditas yang dijual antara lain:
- Beras: Rp 60.000 per 5 kg
- Telur: Rp 26.000 per kg
- Minyak goreng: Rp 16.000 per liter
- Gula pasir: Rp 15.000 per kg
- Cabai merah: Rp 10.000 per pack
- Bawang merah: Rp 10.000 per kg Selain itu, berbagai produk UMKM juga turut meramaikan bazar, memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Pasar murah ini sangat membantu warga, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan. Salah satu penerima manfaat, Suminten (61) dari Desa Sawahan, Kecamatan Puncu, merasa bersyukur mendapatkan paket sembako yang berisikan beras, telur, minyak goreng, dan makanan ringan.
Bantuan tersebut meringankan beban rumah tangganya dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi produk lokal UMKM.
Dengan diadakannya secara bergilir di delapan titik, manfaat pasar murah ini diharapkan bisa dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.
Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menambah semangat warga dan pelaku usaha lokal dalam menyambut Ramadan dengan hati yang lebih tenang.(Kabarjawa)