Nomor WA Bupati Kulon Progo Kena Hack, Pelaku Menyamar Minta Transfer Dana Jutaan Rupiah

Bagikan :
Nomor WhatsApp (WA) dari Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan kena hack, berikut info lengkapnya (Instagram// @pemkab.kulonprogo)

KABAR JAWA – Warga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini diimbau agar lebih waspada terhadap modus penipuan digital.

Hal ini menyusul kabar bahwa per hari Jumat, 4 Juli 2025, nomor WhatsApp milik Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, diduga diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Peretasan ini bukan sekadar iseng belaka. Dalam aksinya, pelaku mengatasnamakan sang bupati dan diduga menyebarkan pesan yang berisi permintaan uang tunai dengan nilai cukup besar.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat dan instansi pemerintahan, terutama karena pesan-pesan tersebut tampak meyakinkan.

Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati

Menurut informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, pihak yang diduga meretas nomor WhatsApp Bupati Agung Setyawan menyebarkan pesan palsu yang menyaru sebagai komunikasi pribadi dari sang kepala daerah.

Pesan-pesan tersebut bisa berisi permintaan bantuan dana, menawarkan proyek, dan disampaikan dengan gaya bahasa mendesak serta memaksa.

Salah satu bentuk penipuan yang beredar luas adalah permintaan transfer dana sejumlah Rp10 juta, disertai janji akan dikembalikan malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca juga  Akun IG Ridwan Kamil Dihack Siapa? Ramai Postingan Misterius "Tanggung Jawab Jangan Lari" Picu Spekulasi Warganet

Taktik ini diduga memanfaatkan kepercayaan publik terhadap pejabat daerah untuk menekan korban agar segera melakukan transfer uang.

Pernyataan Resmi Pemkab Kulon Progo

Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyampaikan peringatan melalui berbagai kanal resmi.

Dalam pengumuman tersebut ditegaskan bahwa:

  • Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo diduga telah diretas oleh oknum tidak dikenal.
  • Semua pesan yang mengatasnamakan Bupati dengan maksud meminta uang, menawarkan proyek, atau memberikan janji bantuan bukan berasal dari yang bersangkutan.
  • Masyarakat diminta agar tidak mudah percaya dengan isi pesan tersebut, apalagi jika disertai dengan tekanan agar segera transfer.

Pihak pemerintah juga menegaskan bahwa Bupati Agung Setyawan tidak pernah menggunakan aplikasi WA untuk meminta uang atau bantuan pribadi.

Upaya Pemulihan dan Langkah Pencegahan

Demi mencegah jatuhnya korban penipuan, kabarnya sudah ada kerja sama dengan operator seluler.

Mereka bakal berupaya memulihkan akun WhatsApp resmi milik Bupati.

Langkah-langkah teknis kini sedang dilakukan agar akses ke akun yang diretas bisa segera diamankan kembali.

Baca juga  Apa Penyebab Nomor WA Bupati Kulon Progo Dihack? Diduga Disalahgunakan untuk Tindak Penipuan

Sementara proses tersebut berjalan, masyarakat diminta untuk tidak merespons pesan apapun dari nomor tersebut hingga ada pemberitahuan resmi dari Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kulon Progo.

Beberapa Pejabat Juga Jadi Sasaran

Lebih lanjut, beredar kabar bahwa pesan dari nomor WhatsApp yang diretas tersebut juga telah diterima oleh sejumlah pejabat lokal, termasuk beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kulon Progo.

Hal ini semakin mempertegas bahwa pelaku benar-benar menargetkan orang-orang yang dianggap memiliki hubungan profesional dengan Bupati untuk menjerat mereka dalam jebakan penipuan.

Tips agar Terhindar dari Penipuan Via WA

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan:

Verifikasi Ulang Identitas Pengirim

Jika Anda menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan tokoh publik, segera konfirmasi melalui saluran resmi atau bertanya langsung kepada pihak terkait.

Waspadai Gaya Bahasa Mendesak

Penipu biasanya menggunakan nada mendesak untuk menekan calon korban agar bertindak cepat.

Jangan Mudah Percaya pada Permintaan Dana

Baik melalui pesan teks, panggilan, maupun media sosial, permintaan uang oleh siapapun yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya sebaiknya diabaikan.

Baca juga  Tol Fungsional Klaten-Prambanan-Tamanmartani Dibuka untuk Arus Balik Lebaran 2025

Laporkan ke Pihak Berwajib

Jika Anda menerima pesan mencurigakan, laporkan ke pihak berwajib atau pemerintah daerah agar bisa segera ditindaklanjuti.

Masyarakat Kulon Progo Diminta Waspada

Jadi kesimpulannya, kejadian diretasnya nomor WhatsApp milik Bupati Kulon Progo menjadi peringatan penting bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan komunikasi digital.

Modus penipuan semakin canggih, dan sering kali memanfaatkan nama besar atau jabatan publik untuk mengelabui korban.

Dan untuk saat ini, masyarakat diimbau agar tidak menanggapi pesan apa pun dari nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo hingga ada konfirmasi resmi bahwa akun tersebut telah sepenuhnya dipulihkan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?