Viral Kasus Korban Pencurian di Medan Jadi Tersangka: Diduga Sempat Diminta Tangkap Sendiri Pelakunya

Bagikan :
Ilustrasi kasus viral korban pencurian di Medan jadi tersangka (Pexels// Kindel Media)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, jagat media sosial ramai membahas kasus seorang pria di Medan yang nasibnya ibarat “sudah jatuh tertimpa tangga”.

Sebab, niat hati ingin mendapatkan keadilan setelah tokonya kemalingan, ia disebut justru harus berhadapan dengan hukum.

Kasus yang menimpa Leo Sembiring ini menjadi perbincangan hangat karena kisahnya telah viral di media sosial, salah satunya diunggah kembali oleh akun Instagram @feedgramindo.

Perjalanan hukum yang dialami pemilik toko tersebut pun berubah drastis dari posisi korban pelapor menjadi pihak terlapor.

Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah penjelasan singkat mengenai kasus tersebut.

Instruksi “Tangkap Sendiri”

Berdasarkan kronologi yang beredar, drama bermula ketika Leo melaporkan peristiwa pencurian yang terjadi di tokonya.

Namun, Leo mengaku dihubungi oleh seorang penyidik bernama Brigadir SZS. Ia diminta untuk hadir ke sebuah kafe guna membahas penangkapan pelaku.

Leo kemudian menyebut adanya skenario penggunaan seorang perempuan sebagai umpan untuk memancing pelaku keluar.

Setelah si perempuan berhasil memancing pelaku, Brigadir SZS diduga justru memerintahkan Leo bersama warga sekitar untuk menangkapnya sendiri.

Baca juga  Diduga Salah Arah Google Maps, Mobil Masuk Jurang di Menoreh Kulon Progo, Begini Kronologi Lengkapnya

Sementara sang oknum polisi disebut hanya menunggu di pos hotel yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Membela Diri Berujung Laporan Polisi

Apa yang dikhawatirkan pun terjadi. Saat Leo dan warga berusaha mengamankan pelaku sesuai instruksi, pelaku pencurian tersebut melakukan perlawanan sengit menggunakan senjata tajam.

Dalam situasi genting antara hidup dan mati, Leo disebut melakukan pembelaan diri agar tidak terkena tusukan senjata tajam pelaku.

Namun, tindakan refleks untuk menyelamatkan nyawa tersebut justru menjadi bumerang. Beberapa hari pasca kejadian yang disebut terjadi pada November 2025 lalu itu, Leo dikejutkan dengan laporan balik.

Keluarga pelaku pencurian melaporkan Leo atas tuduhan penganiayaan. Bahkan, wanita yang menjadi umpan dan warga yang membantunya menangkap maling tersebut turut terseret dan dijadikan saksi oleh pihak pelapor atas tuduhan penganiayaan itu.

Surat Terbuka yang Belum Berbalas

Merasa diperlakukan tidak semestinya, Leo Sembiring tidak tinggal diam. Ia dikabarkan telah menempuh berbagai jalur pengaduan tingkat tinggi untuk mencari keadilan.

Ia telah mengirimkan surat resmi kepada Kapolri, Kapolda Sumatra Utara, hingga Komisi III DPR RI. Namun, hingga kasus ini viral lagi, dikabarkan bahwa Leo belum memperoleh tanggapannya.

Baca juga  31 Desember 2025 Libur atau Tidak? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah dan Daftar Libur Nasional 2026

Viral di Media Sosial

Jadi kesimpulannya, kasus viral di Medan ini menimpa Leo Sembiring, sosok yang disebut sebagai korban pencurian yang justru ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan usai membela diri.

Tepatnya saat menangkap pelaku atas dugaan instruksi oknum penyidik Brigadir SZS yang membiarkan warga menangkap pelaku sendiri.

Sementara itu, hingga kini kasus tersebut kembali menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan di media sosial.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya