
KabarJawa.com – Jagat media sosial (medsos) kembali diramaikan oleh fenomena viral baru yang unik dan kreatif. Kali ini, tren fotografi yang mengadaptasi sampul manga romantis klasik Jepang, Kimi ni Todoke, mendominasi lini masa berbagai platform berbagi video.
Berdasarkan pantauan KabarJawa.com pada Selasa, (16/12), diketahui bahwa berbagai postingan mengenainya kini bermunculan di medsos, tak terkecuali platform TikTok.
Adapun tren ini menampilkan potret pasangan kekasih yang meniru pose ikonik karakter utama manga tersebut dengan teknik perspektif yang menarik.
Fenomena ini bermula dari unggahan seorang pengguna medsos di Tiongkok dengan nama akun 乌程. Dalam konten videonya, ia bersama pasangannya memperlihatkan cara kreatif berfoto di sebuah toko buku dengan memanfaatkan volume fisik manga Kimi ni Todoke.
Video tersebut lantas meledak dan memicu gelombang partisipasi atau challenge dari pasangan muda mudi di berbagai negara.
Cara Bikin Tren Kimi Ni Todoke Viral
Daya tarik dari tren ini terletak pada kesederhanaan namun menghasilkan visual yang estetik seolah olah hidup di dunia dua dimensi. Konsep utamanya adalah menggabungkan wajah asli manusia dengan ilustrasi sampul komik.
Jadi, caranya yaitu dengan mengunjungi toko buku atau perpustakaan yang menyediakan koleksi manga Kimi ni Todoke.
Mereka kemudian mengambil dua volume manga yang menampilkan wajah close up dari dua karakter utamanya, yakni Sawako Kuronuma dan Shouta Kazehaya.
Cara pengambilan gambarnya cukup spesifik. Pasangan tersebut akan memegang buku manga di depan wajah mereka. Posisi buku diatur sedemikian rupa agar bagian wajah karakter di sampul buku menyatu atau menutupi sebagian wajah asli mereka.
Teknik ini menciptakan ilusi optik seolah olah pasangan tersebut adalah perwujudan nyata dari Sawako dan Kazehaya yang sedang berinteraksi romantis di dunia nyata.
Viral Lintas Negara
Keberhasilan akun yang mempopulerkan gaya ini membuat banyak warganet penasaran untuk mencobanya. Hasil foto yang manis dan romantis membuat tren ini cepat menyebar ke luar Tiongkok.
Banyak pengguna medsos menganggap tren ini sebagai cara baru untuk menunjukkan kemesraan (couple goals) dengan cara yang tidak berlebihan namun tetap artistik.
Manga Kimi ni Todoke sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Serial ini dikenal sebagai salah satu manga shoujo (romansa remaja) paling populer yang memiliki basis penggemar besar.
Kisah cinta yang manis antara Sawako yang pemalu dan Kazehaya yang populer menjadi simbol romansa ideal bagi banyak pembaca, sehingga meniru pose mereka memberikan nilai sentimental tersendiri.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Kendati tren ini sangat populer, terdapat satu syarat mutlak yang menjadi kendala bagi sebagian warganet. Tren foto Kimi ni Todoke ini secara spesifik dirancang untuk dilakukan oleh dua orang atau pasangan. Hal ini dikarenakan esensi dari tren tersebut adalah interaksi antara karakter laki laki dan perempuan.
Kondisi ini membuat tren tersebut sulit direplikasi atau di-remake oleh mereka yang masih berstatus lajang, kecuali jika mengajak teman lawan jenis untuk sekadar keperluan konten.
Hingga saat ini, postingan terkait tren Kimi ni Todoke masih cukup ramai serta menanjak naik dalam daftar pencarian populer di medsos.***