Taruna Ikrar Tegaskan Hilirisasi Riset Jamu Kunci Indonesia Masuk Pasar Global

Bagikan :
BPOM, UNJ, dan Dewan Jamu sepakat memperkuat hilirisasi riset jamu. Taruna Ikrar tegaskan kolaborasi ini kunci Indonesia menembus pasar global.

KabarJawa.com – Upaya Indonesia untuk memperkuat posisi di pasar kesehatan dunia kembali ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Dewan Jamu Indonesia.

Kesepakatan ini berfokus pada pengembangan riset, hilirisasi produk, serta peningkatan kualitas jamu sebagai warisan budaya sekaligus komoditas strategis bangsa.

Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, menilai langkah kolaboratif ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menekankan bahwa kerja sama antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah tidak boleh berhenti di tataran konsep, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk produk yang memiliki daya saing internasional.

“Hilirisasi adalah senjata kita. Inovasi kampus harus sampai ke industri, dunia usaha harus berani mengembangkan, dan BPOM siap mengawal agar semua produk aman, bermutu, dan berkhasiat. Inilah jalan bagi Indonesia untuk tidak sekadar jadi penonton, tetapi menjadi pemain utama di pasar global,” tegas Taruna.

Kekayaan Biodiversitas Jadi Modal Utama

Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, dengan lebih dari 30 ribu jenis tanaman yang berpotensi untuk diolah menjadi bahan pangan maupun obat.

Baca juga  Kenapa Es Gabus Bisa Mirip Spons? Ini Kata BPOM

Meski demikian, data BPOM mencatat dari 18 ribu jamu yang telah terdaftar, baru 71 yang berstatus Obat Herbal Terstandar (OHT) dan 20 yang bertransformasi menjadi Fitofarmaka.

Fakta ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk riset dan inovasi. Hilirisasi hasil penelitian menjadi solusi agar potensi tersebut tidak hanya berhenti pada penelitian semata, melainkan bisa diproduksi secara massal dan dipasarkan hingga ke mancanegara.

Fokus pada SDM, Usaha, dan Literasi

MoU antara BPOM, UNJ, dan Dewan Jamu diharapkan mampu memperkuat tiga aspek penting sekaligus. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu melakukan riset dan inovasi secara berkelanjutan. Kedua, memberikan pembinaan dan dukungan nyata bagi pelaku usaha jamu untuk memperluas jangkauan pasar. Ketiga, membangun literasi masyarakat terkait pentingnya jamu dan produk kesehatan berbasis bahan alami.

Melalui pendekatan komprehensif tersebut, manfaat kerja sama diyakini dapat langsung dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Seminar Nasional Jamu 2025

Penandatanganan MoU ini juga berbarengan dengan penyelenggaraan Seminar Nasional Jamu 2025 yang mengusung tema “Jamu dalam Perspektif Ketahanan dan Kebangkitan Nasional: Spiritualitas, Budaya, Kesehatan, dan Industri Sosial-Kerakyatan Masa Depan.”

Tema ini sejalan dengan pengakuan UNESCO yang telah menetapkan jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda. Kehadiran seminar menjadi wadah untuk menegaskan bahwa jamu bukan hanya sekadar warisan leluhur, melainkan juga simbol identitas nasional yang harus diangkat ke level global.

“Jamu adalah jati diri bangsa. Kita tidak hanya ingin melestarikan, tapi juga menjadikannya produk yang membanggakan di pasar dunia. Dengan hilirisasi yang terarah, jamu bukan sekadar warisan, melainkan juga masa depan,” tambah Taruna.

Mendukung Visi Indonesia Emas 2045

Kolaborasi antara BPOM, UNJ, dan Dewan Jamu juga dipandang selaras dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Ada dua agenda utama yang mendapat penguatan melalui kerja sama ini, yakni peningkatan kualitas SDM dan pengembangan industri berbasis riset.

Baca juga  Bisa Picu Gagal Jantung, BPOM Temukan Produk Kopi Berisi Bahan Kimia Berbahaya: Apa Itu?

Dengan sinergi yang terjalin erat antara regulator, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga masyarakat, Indonesia diyakini mampu memanfaatkan kekayaan alam secara optimal. Lebih jauh, langkah ini akan menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju yang telah lama menguasai pasar produk kesehatan global.

Jalan Menuju Pemain Utama Dunia

Penandatanganan MoU ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga menandai komitmen nyata untuk mendorong hilirisasi riset jamu. Jika konsep ABG (Academia, Business, Government) mampu berjalan beriringan, maka peluang Indonesia untuk menguasai pasar jamu dan produk kesehatan dunia terbuka lebar.

Kekuatan biodiversitas, riset yang konsisten, serta dukungan regulasi yang jelas, menjadikan hilirisasi sebagai “senjata” penting bagi bangsa. Dengan strategi terarah, Indonesia bukan lagi hanya menyaksikan, melainkan siap mengambil peran utama di kancah global.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya