Soroti Gelombang Aksi Mahasiswa, Menag Ingatkan Pentingnya Etika dalam Demonstrasi

Bagikan :
Menag Nasaruddin Umar mengingatkan demonstran agar menyampaikan aspirasi dengan santun dan beretika. Ia menilai komunikasi yang baik dapat menghasilkan solusi bersama.

KabarJawa.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan mahasiswa maupun kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa agar tetap mengedepankan etika dan kesantunan. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara, namun pelaksanaannya harus tetap mencerminkan nilai-nilai akhlak dan peradaban yang baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat menanggapi berbagai aksi demonstrasi yang belakangan dilakukan untuk menyuarakan kritik maupun aspirasi terhadap kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa tujuan yang baik seharusnya ditempuh dengan cara yang baik pula agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima secara efektif.

Menag Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Menyampaikan Kritik

Dalam keterangannya kepada wartawan di Hotel Claro Makassar, Nasaruddin mengatakan dirinya memiliki tanggung jawab moral sebagai Menteri Agama untuk mengingatkan masyarakat, khususnya umat beragama, agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak saat menyampaikan pendapat di ruang publik.

Menurutnya, kritik yang disampaikan dengan cara santun akan lebih mudah membuka ruang dialog dan menghasilkan penyelesaian yang konstruktif. Sebaliknya, penyampaian aspirasi yang dilakukan dengan cara kurang tepat berpotensi mengurangi substansi pesan yang ingin disampaikan.

Baca juga  Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025: Jadwal, Lokasi, dan Posisi Hilal

“Jangan sampai kita memiliki tujuan yang baik, tetapi ditempuh dengan cara yang kurang baik. Akhirnya justru menjadi kontraproduktif,” kata Nasaruddin kepada wartawan di Hotel Claro Makassar.

Ia menilai bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pandangan dan kritik kepada pemerintah. Namun, hak tersebut perlu dibarengi dengan tanggung jawab moral agar suasana demokrasi tetap sehat dan produktif.

Kisah Nabi Musa dan Nabi Harun Jadi Teladan dalam Berkomunikasi

Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut kemudian mencontohkan kisah Nabi Musa dan Nabi Harun yang diperintahkan Allah SWT untuk menghadapi Firaun. Menurut Nasaruddin, kisah tersebut memberikan pelajaran penting mengenai pentingnya menjaga tutur kata, bahkan ketika berhadapan dengan pihak yang dianggap melakukan kesalahan.

Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, kesantunan dalam berkomunikasi tetap dianjurkan meskipun seseorang sedang menyampaikan kritik atau menghadapi pihak yang berseberangan.

“Nabi Musa dan Nabi Harun saat menghadap Firaun tetap menggunakan ungkapan yang baik dan santun. Jadi kepada orang seperti Firaun pun dianjurkan menggunakan bahasa yang santun,” ujarnya.

Baca juga  Pembatasan Kendaraan di Rest Area Tol Jawa Tengah Saat Mudik Lebaran 2025

Pandangan tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa etika komunikasi tidak boleh ditinggalkan dalam situasi apa pun. Nilai-nilai kesopanan dan penghormatan terhadap sesama tetap harus dijaga agar tujuan komunikasi dapat tercapai dengan baik.

Dorong Penyelesaian yang Menguntungkan Semua Pihak

Nasaruddin juga menekankan pentingnya menerapkan nilai Akhlakul Karimah dalam setiap penyampaian gagasan kepada pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat menjadi jembatan untuk membangun dialog yang produktif antara masyarakat dan pemangku kebijakan.

Ia berharap setiap aspirasi yang disampaikan tidak hanya berakhir pada perdebatan, tetapi mampu menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Saya pikir sebagai warga bangsa dan umat beragama, dalam berbagai situasi kita tetap harus menerapkan Akhlakul Karimah saat menyampaikan gagasan. Akan lebih baik jika menghasilkan win-win solution, bukan loss-loss solution,” tuturnya.

Menurut Nasaruddin, pendekatan yang mengedepankan dialog dan etika akan lebih efektif dalam menciptakan kesepahaman dibandingkan pola komunikasi yang berpotensi menimbulkan konflik berkepanjangan.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya