
KabarJawa.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit membuka kesempatan bagi talenta digital untuk bergabung dalam Rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari penguatan transformasi digital sektor kesehatan, khususnya dalam sistem pencatatan dan pelaporan imunisasi secara nasional.
Sebanyak 11 formasi disiapkan dalam rekrutmen ini. Posisi yang dibuka mencakup Data Manager, Mobile Engineer, hingga Technical Writer.
Seluruh posisi tersebut ditujukan untuk memperkuat sistem digitalisasi yang menopang pelaksanaan program imunisasi di berbagai daerah.
Bagi pelamar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran sebelum batas akhir pada 14 Februari 2026, tahapan berikutnya yang dinanti adalah pengumuman hasil seleksi. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung sepanjang Februari 2026 dengan alur yang telah ditetapkan secara bertahap.
Link Resmi Pengumuman Hasil Seleksi
Peserta yang telah mengirimkan dokumen lamaran diwajibkan memantau pengumuman secara berkala melalui kanal resmi daring.
Direktorat Imunisasi menegaskan bahwa seluruh hasil seleksi, mulai dari tahap administrasi, kompetensi, hingga wawancara, hanya diumumkan melalui laman resmi Kementerian Kesehatan.
Untuk melihat daftar nama peserta yang dinyatakan lolos di setiap tahapan, pelamar dapat mengakses tautan utama berikut:
- https://kemkes.go.id
Selain itu, informasi detail terkait persyaratan serta surat pengumuman resmi rekrutmen dapat dilihat melalui tautan khusus berikut:
- https://www.kemkes.go.id/id/pengumuman-penerimaan-rekrutmen-tenaga-digitalisasi-pencatatan-dan–pelaporan-program-imunisasi-tahun-2026
Panitia mengingatkan bahwa peserta yang tidak memenuhi ketentuan administrasi atau tidak mengunggah berkas sesuai persyaratan akan dinyatakan tidak lulus.
Oleh karena itu, pengecekan hasil seleksi administrasi melalui tautan resmi menjadi langkah krusial agar peserta tidak tertinggal informasi penting.
Rangkaian Tahapan Seleksi Februari 2026
Mengacu pada surat pengumuman Nomor KP.01.10/C.IV/419/2026, jadwal seleksi telah disusun dalam lini masa yang jelas. Setiap tahap memiliki waktu pelaksanaan dan tanggal pengumuman tersendiri.
Berikut rincian jadwal lengkapnya:
Seleksi Administrasi
Tahap ini menjadi pintu untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen peserta dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Beriku rinciannya:
- Pelaksanaan seleksi administrasi: 18-19 Februari 2026
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 20 Februari 2026
Seleksi Kompetensi
Kemudian, Peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti tes kompetensi sesuai bidang formasi yang dilamar. Hasil tahap ini menentukan siapa saja yang berhak melaju ke tahapan akhir. Adapun jadwalnya adalah sebagai berikut:
- Pelaksanaan tes kompetensi: 23 Februari 2026
- Pengumuman hasil seleksi kompetensi: 24 Februari 2026
Tahap Wawancara dan Seleksi Akhir
Selain itu, ada pula tahapan wawacara yang hanya diikuti oleh peserta yang berhasil melewati seleksi kompetensi. Kemudian, tahapan akan dilanjut dengan pengumuman hasil akhirnya. Berikut jadwalnya:
- Pelaksanaan wawancara: 25-26 Februari 2026
- Pengumuman hasil seleksi akhir: 27 Februari 2026
Hal yang Perlu Diperhatikan Pelamar
Meski jadwal telah diumumkan secara rinci, panitia menyatakan bahwa seluruh tahapan tersebut bersifat tentatif. Apabila terdapat penyesuaian waktu atau perubahan teknis lainnya, informasi terbaru akan disampaikan melalui laman resmi Kementerian Kesehatan.
Peserta diimbau untuk rutin memantau situs resmi agar tidak melewatkan pembaruan informasi. Ketelitian dalam mengikuti setiap tahapan menjadi faktor penting dalam proses seleksi ini.
Panitia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026 tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Peserta diminta untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Keputusan kelulusan sepenuhnya didasarkan pada hasil evaluasi administrasi, kompetensi, dan wawancara.***