
KabarJawa.com – Menjelang momen pergantian tahun, Kalender 2026 menjadi salah satu dokumen yang paling dicari, tidak hanya untuk mencatat jadwal libur, tetapi juga untuk mengetahui penanggalan-penanggalan khusus.
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang masih memegang tradisi Jawa, keberadaan Pasaran Jawa (seperti Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing) dalam kalender sangatlah penting untuk menentukan hari baik, menggelar acara, atau menghitung weton.
Rupanya, kini siapapun dapat mengunduh kalender resmi yang sudah terintegrasi dengan penanggalan Jawa, salah satunya dari Kementerian Agama (Kemenag).
Link Kalender 2026 Lengkap dengan Pasaran Jawa
Kementerian Agama (Kemenag) melalui unit kerjanya sering kali merilis format kalender yang memuat informasi lengkap, termasuk penanggalan Hijriah, Masehi, dan Pasaran Jawa.
Format seperti ini bakal membantu masyarakat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan sistem penanggalan tradisional dan modern.
Dan bagi Anda yang ingin mengunduhnya, di bawah ini adalah link resmi dari file PDF Kalender 2026 yang di dalamnya mencakup Pasaran Jawa.
Link Kalender 2026 Pasaran Jawa:
- https://aceh.kemenag.go.id/storage/berita_informasi/01K7GE96M0ZVRJ62Z520RMYG1B.pdf
Dokumen yang dikeluarkan oleh Kemenag ini memastikan bahwa informasi pasaran Jawa, seperti Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing, disajikan secara terpadu dalam satu tampilan kalender.
Jumlah Hari Libur 2026
Sebagai informasi, kalender tahun 2026 juga telah disahkan bersamaan dengan penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), dengan nomor resmi Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025.
Tujuan dari penerbitan SKB Tiga Menteri ini adalah untuk menciptakan efisiensi dan efektivitas hari kerja, sekaligus memberikan pedoman yang seragam bagi semua instansi, baik pemerintah maupun swasta.
Berdasarkan SKB tersebut, berikut adalah rincian total hari libur yang ditetapkan untuk tahun 2026:
- Hari Libur Nasional: 17 hari
- Cuti Bersama: 8 hari
Total Hari Libur Tanggal Merah: 25 hari (di luar hari Sabtu dan Minggu biasa). Sementara itu, pelaksanaan cuti bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) diatur oleh peraturan perundang-undangan, sedangkan bagi sektor swasta, pelaksanaannya diserahkan kepada kebijakan pimpinan masing-masing lembaga/instansi.
Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Berikut adalah ringkasan tanggal-tanggal penting Libur Nasional dan Cuti Bersama yang berlaku sepanjang tahun 2026:
Hari Libur Nasional 2026 (17 Hari)
| Tanggal | Keterangan Hari Libur |
| 1 Januari (Kamis) | Tahun Baru 2026 Masehi |
| 16 Januari (Jumat) | Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW |
| 17 Februari (Selasa) | Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili |
| 19 Maret (Kamis) | Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) |
| 21–22 Maret (Sabtu-Minggu) | Idulfitri 1447 H |
| 3 April (Jumat) | Wafat Yesus Kristus |
| 5 April (Minggu) | Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) |
| 1 Mei (Jumat) | Hari Buruh Internasional |
| 14 Mei (Kamis) | Kenaikan Yesus Kristus |
| 27 Mei (Rabu) | Iduladha 1447 H |
| 31 Mei (Minggu) | Hari Raya Waisak 2570 BE |
| 1 Juni (Senin) | Hari Lahir Pancasila |
| 16 Juni (Selasa) | 1 Muharam Tahun Baru Islam 1448 H |
| 17 Agustus (Senin) | Proklamasi Kemerdekaan RI |
| 25 Agustus (Selasa) | Maulid Nabi Muhammad SAW |
| 25 Desember (Jumat) | Kelahiran Yesus Kristus |
Cuti Bersama 2026 (8 Hari)
| Tanggal | Keterangan Cuti Bersama |
| 16 Februari (Senin) | Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili |
| 18 Maret (Rabu) | Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) |
| 20, 23, dan 24 Maret (Jumat, Senin, dan Selasa) | Idulfitri 1447 H |
| 15 Mei (Jumat) | Kenaikan Yesus Kristus |
| 28 Mei (Kamis) | Iduladha 1447 H |
| 24 Desember (Kamis) | Kelahiran Yesus Kristus |
Dengan adanya kalender resmi yang sudah mencakup Pasaran Jawa serta semua tanggal libur yang disahkan SKB Tiga Menteri, maka diharapkan bahwa Anda mampu merencanakan kegiatan pribadi, keluarga, dan lainnya sepanjang tahun 2026 dengan lebih matang lagi.***