Isi Chat Mahasiswa FH UI Seperti Apa? Heboh Dugaan Pelecehan Viral di Medsos

Bagikan :
Ilustrasi isi chat mahasiswa FH UI yang kini viral di medsos (Pexels// cottonbro studio)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian luas publik setelah isi percakapan dalam grup chat mereka tersebar di media sosial pada 11-12 April 2026.

Percakapan tersebut diduga mengandung narasi tidak pantas yang merendahkan mahasiswi lain.

Peristiwa ini mencuat setelah para mahasiswa yang diduga terlibat secara tiba-tiba menyampaikan permintaan maaf terbuka di grup angkatan mereka.

Isi Percakapan Grup Diduga Bermuatan Konten Tidak Pantas

Tangkapan layar percakapan yang beredar memperlihatkan adanya diskusi di dalam grup chat yang diduga berisi komentar bernuansa seksual terhadap mahasiswi lain.

Narasi dalam percakapan tersebut dinilai merendahkan dan tidak mencerminkan etika akademik.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI), grup tersebut diketahui beranggotakan 16 mahasiswa yang seluruhnya berasal dari angkatan 2023.

Temuan ini mengindikasikan bahwa percakapan tersebut terjadi dalam ruang komunikasi tertutup yang melibatkan banyak pihak secara kolektif.

Baca juga  Viral Surat Peralihan Nakes Non-ASN Jadi CPNS di Medsos, Apakah Benar? Begini Penjelasannya

Munculnya Permintaan Maaf

Kasus ini mulai menarik perhatian luas ketika para mahasiswa yang diduga terlibat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di dalam grup angkatan mereka.

Permintaan maaf tersebut muncul secara tiba-tiba, sehingga memicu pertanyaan dan perhatian dari mahasiswa lain hingga akhirnya menyebar ke media sosial.

Viralnya permintaan maaf ini kemudian membuka lebih jauh isi percakapan yang sebelumnya hanya diketahui oleh anggota grup tersebut.

BEM FH UI Fasilitasi Pertemuan Korban dan Pelaku

Sebagai langkah awal penanganan, BEM FH UI menginisiasi forum pertemuan antara pihak korban dan para mahasiswa yang diduga terlibat.

Pertemuan tersebut digelar di Auditorium DH UI pada Senin malam, 13 April 2026.

Forum ini bertujuan memberikan ruang dialog langsung agar korban dapat memperoleh klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara langsung dari para pelaku.

Sikap Fakultas Hukum UI

Pihak Fakultas Hukum Universitas Indonesia turut memberikan pernyataan resmi melalui media sosial resminya.

Dalam pernyataan tersebut, fakultas menegaskan sikap tegas terhadap dugaan tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan dan etika akademik.

Baca juga  Heboh! Ibu Muda di Ponorogo Melahirkan di Trotoar, Beruntung Ada Bidan di Lokasi

“Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik,” ungkapnya, sebagaimana dilansir KabarJawa.com Instagram @fakultashukumui pada Selasa, 14 April 2026.

“Saat ini, Fakultas tengah melakukan penelusuran dan verifikasi secara serius, cermat, dan menyeluruh. Proses ini dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan keadilan,” lanjutnya.

Proses Penelusuran Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak kampus masih melakukan penelusuran internal terhadap kasus tersebut.

Fakultas Hukum UI juga mengungkap soal komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang terbukti.

“Apabila ditemukan pelanggaran, termasuk yang berpotensi melanggar hukum pidana, Fakultas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang,” demikian keterangan pihak fakultas.

Sementara itu, kasus tersebut kini masih ramai menjadi sorotan warganet, dimana isi chat dari grup itu juga telah luas luas di media sosial.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid