
KabarJawa.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi membuka rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tingkat Pusat untuk tahun 2026.
Pendaftaran nantinya bisa dilakukan secara online mulai Senin, 8 Desember 2025 melalui laman resmi https://petugas.haji.go.id/.
Di samping itu, ada satu pertanyaan mendasar yang biasa muncul saat proses rekrutmen semacam ini dimulai yaitu menyoal besaran gaji pokok serta apakah terdapat tunjangan yang menyertainya.
Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah ulasan lengkap mengenai perkiraan gaji dan kompensasi yang diterima Petugas Haji 2026.
Estimasi Gaji Pokok Petugas Haji 2026
Perkiraan besaran kompensasi dapat diprediksi dengan mengacu pada struktur gaji yang berlaku pada musim haji sebelumnya.
Sebagai contoh, pada musim haji 2025, diketahui bahwa petugas PPIH menerima gaji pokok yang berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp3 juta per bulan.
Dengan mempertimbangkan penyesuaian anggaran pemerintah, maka tak menutup kemungkinan bahwa besaran gaji PPIH untuk musim haji 2026 dapat mengalami kenaikan. Penetapan gaji ini juga tetap disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kompensasi dan Tunjangan Tambahan
Hal lain yang perlu diketahui calon pendaftar yakni bahwa remunerasi petugas haji tidak hanya terbatas pada gaji pokok bulanan.
Selain gaji pokok, petugas haji disebut-sebut juga menerima honorarium serta berbagai tunjangan lain yang signifikan selama masa penugasan.
Secara keseluruhan, ketika semua komponen kompensasi (gaji pokok, honorarium, dan tunjangan) digabungkan, total imbalan yang diterima petugas haji bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Penentuan Besaran Kompensasi
Akan tetapi, perlu diingat bahwa besaran total gaji dan tunjangan ini sepenuhnya ditentukan berdasarkan dua faktor utama:
- Formasi Tugas: Jenis layanan yang diemban oleh petugas.
- Beban Kerja: Bobot tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan di lapangan, di mana petugas dengan beban kerja yang lebih berat biasanya menerima kompensasi yang lebih tinggi.
Apa Saja Formasi PPIH Arab Saudi 2026 Tingkat Pusat?
Untuk menjalankan tugas pelayanan yang komprehensif, Kemenhaj RI membuka berbagai formasi layanan yang dibutuhkan di Arab Saudi. Keberagaman formasi ini memungkinkan profesional dari berbagai latar belakang untuk berpartisipasi.
Berdasarkan laman resmi Kementerian Haji dan Umrah RI, beberapa formasi yang dibuka mencakup:
- Layanan Akomodasi
- Layanan Konsumsi
- Layanan Transportasi
- Layanan Bimbingan Ibadah
- Pelindungan Jemaah
- Media Center Haji
- PKPPJH (Penanganan Krisis & Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji)
- Layanan Jemaah Lansia & Disabilitas
Adapun calon pendaftar disarankan segera mempersiapkan berbagai persyaratan yang tercantum di laman resmi Kementrian Haji dan Umrah. Pasalnya, laman pendaftaran akan dibuka dalam waktu dekat ini, tepatnya pada tanggal 8 Desember 2025 mulai pukul 13.00 waktu Indonesia Barat (WIB).
Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai perkiraan gaji PPIH Arab Saudi 2026 lengkap dengan informasi penting seputar rekrutmen ini. Semoga bermanfaat.***