DIY Kembali Duduki Peringkat Teratas Indeks Demokrasi Indonesia 2025, Bukti Kuatnya Kultur Politik Partisipatif

Bagikan :
Indeks Demokrasi Indonesia 2025/Foto: Pemda DIY

KabarJawa.com– Untuk kesekian kalinya, DIY berhasil menempati peringkat teratas Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dengan skor mencengangkan, yakni 89,25.

Angka ini menempatkan DIY sebagai provinsi dengan kualitas demokrasi terbaik di Indonesia, mengungguli 37 provinsi lainnya.

Prestasi ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Capaian IDI Tahun 2025. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) RI menggelarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (25/9).

Peghargaan untuk Peringkat Teratas Indeks Demokrasi Indonesia 2025

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, tampil menerima penghargaan secara langsung.

Dengan penuh kebanggaan, ia menjelaskan bahwa skor IDI DIY tahun ini naik drastis sebesar 5,37 poin dari tahun sebelumnya yang hanya 83,88.

“DIY kembali menempati posisi pertama IDI secara nasional. Hal ini menegaskan bahwa DIY berhasil menjaga dan memperkuat iklim demokrasi yang partisipatif, inklusif, dan berlandaskan hukum,” tegas Lilik.

Lilik menekankan, capaian ini bukan sekadar penghargaan. DIY menghadapi tanggung jawab besar untuk terus konsisten menjaga kualitas demokrasi di tengah dinamika sosial, politik, dan budaya yang kian kompleks.

Baca juga  Wajib Tahu! Perbedaan Compatibility Device Check dan Simulasi Tes RBB BUMN 2025, Ini Persiapan Lengkapnya

“Capaian ini merupakan kerja bersama Pemda DIY, BPS DIY, Tim Pokja IDI, dan seluruh masyarakat. Demokrasi hanya akan bernilai bila benar-benar hidup dalam praktik sehari-hari, berpihak pada rakyat, serta selaras dengan nilai-nilai lokalitas dan kearifan budaya Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan demokrasi DIY lahir dari kultur masyarakat yang terbiasa dengan ruang dialog terbuka, kebebasan berpendapat, serta peran media yang aktif mengawasi jalannya pemerintahan.

“Inilah wajah demokrasi yang tumbuh dari akar budaya Yogya, demokrasi yang memberi ruang pada kritik konstruktif sekaligus menjaga harmoni sosial,” imbuhnya.

Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolkam RI, Mayjen TNI Heri Wiranto, dalam sambutannya menegaskan bahwa demokrasi Indonesia memiliki keunikan tersendiri.

Sebagai negara multietnik, multikultural, dan multireligius, Indonesia tidak bisa disamakan dengan model demokrasi negara lain.

“Pemerintah pusat sangat mendukung dan menjunjung tinggi upaya memperkokoh demokrasi sesuai cita-cita pembangunan nasional. Kami berharap seluruh pihak bersama-sama menciptakan kultur demokrasi yang damai, berkualitas, dan sejalan dengan akar budaya kebhinekaan kita,” tegasnya.

Baca juga  Kalender Jawa Januari 2026 Lengkap dengan Pasaran Weton

Mengukur Demokrasi

Heri juga menjelaskan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur kualitas demokrasi di tanah air. Tiga aspek utama yang menjadi tolok ukur, yakni kebebasan sipil, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi.

“Capaian IDI tidak hanya sekadar angka, tetapi harus menjadi dorongan nyata untuk memperkuat demokrasi yang hidup dalam praktik, bukan hanya di atas kertas,” tambahnya.

Dengan skor 89,25, DIY menunjukkan bahwa praktik demokrasi berbasis lokalitas mampu memberikan teladan bagi daerah lain.

Ruang kebebasan sipil, budaya musyawarah, serta peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan menjadikan DIY laboratorium hidup demokrasi Indonesia.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pesan moral bagi bangsa bahwa demokrasi tidak cukup diukur dari formalitas pemilu.

Namun, demokrasi harus hadir dalam keseharian: dalam ruang diskusi warga, dalam pemberdayaan komunitas, dalam keberanian media menyuarakan kebenaran, hingga dalam kepedulian pemerintah terhadap suara rakyat kecil.

Lilik menutup dengan harapan besar. Ia ingin capaian IDI tidak berhenti sebagai prestasi administratif, tetapi menjelma menjadi budaya politik yang semakin matang.

Baca juga  Cara Aktivasi MFA di ASN Digital BKN: Akses Layanan Kepegawaian Lebih Aman dan Praktis

“Kami berharap demokrasi di DIY semakin tumbuh sehat, berpihak pada rakyat, dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Skor boleh naik turun, tapi praktik demokrasi harus terus mengakar dalam kehidupan masyarakat kita,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Indeks Demokrasi Indonesia adalah instrumen resmi yang digunakan untuk mengukur kualitas demokrasi di tingkat provinsi. Skor berkisar antara 0 hingga 100, dengan tiga kategori, rendah (0–60), sedang (60–80) dan tinggi (80–100)

Dengan skor 89,25, DIY sekali lagi mengokohkan diri sebagai provinsi dengan demokrasi terbaik di Indonesia. Ini sekaligus meneguhkan reputasi Yogyakarta sebagai tanah yang tidak hanya istimewa dalam budaya, tetapi juga dalam kualitas berdemokrasi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya