
KabarJawa.com – Konektivitas udara menuju Bandung kembali menguat setelah lama dinantikan. Maskapai Wings Air resmi membuka kembali rute penerbangan langsung Yogyakarta International Airport (YIA) – Bandara Husein Sastranegara (BDO).
Pembukaan rute ini menjawab kebutuhan masyarakat akan akses langsung menuju Bandung, sekaligus memperkuat mobilitas antardaerah.
Kehadiran kembali jalur Yogyakarta–Bandung membawa dampak luas bagi pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, dan aktivitas bisnis.
Wings Air menghidupkan kembali denyut konektivitas udara Bandung melalui skema penerbangan saling terhubung (connected routes) yang memudahkan perjalanan lintas wilayah Indonesia.
Bandung selama ini dikenal sebagai destinasi wisata, pusat kreativitas, dan simpul pendidikan nasional. Namun, keterbatasan akses udara dalam beberapa waktu terakhir sempat membatasi mobilitas wisatawan, pelaku usaha, mahasiswa, hingga keluarga.
Pembukaan kembali rute ini menempatkan Bandung kembali dalam peta konektivitas udara nasional dan menjadikannya lebih mudah dijangkau.
Jadwal Penerbangan Mulai 11 Februari 2026
Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa rute YIA–Bandung mulai dioperasikan pada 11 Februari 2026 dengan frekuensi setiap hari. Maskapai memastikan jadwal yang konsisten agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara lebih efisien.
Rute Bandung (BDO)–Yogyakarta (YIA) dijadwalkan berangkat pukul 11.05 WIB dan tiba pukul 12.35 WIB. Sementara rute Yogyakarta (YIA)–Bandung (BDO) berangkat pukul 13.00 WIB dan tiba pukul 14.25 WIB. Wings Air mengoperasikan rute ini tujuh kali dalam sepekan.
Melalui koneksi YIA Kulon Progo, akses menuju Bandung menjadi lebih luas. Penumpang dari Bali, Lombok, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Pekanbaru, Batam, Medan, hingga Padang kini dapat mencapai Bandung dengan perjalanan yang lebih ringkas.
“Skema ini tidak hanya menghubungkan dua kota, tetapi juga membangun jembatan udara antarpulau. Rute ini terintegrasi dengan jaringan Lion Air Group, termasuk Lion Air, Batik Air, dan Super Air Jet, sehingga perjalanan antarkota berlangsung lebih nyaman dan efisien,” ujar Danang.
Pembukaan kembali rute Yogyakarta–Bandung dinilai memiliki nilai strategis bagi pengembangan daerah. Konektivitas ini mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, menghidupkan UMKM, serta memperkuat industri kreatif yang menjadi identitas Bandung.
Selain itu, jalur ini mempererat jejaring pendidikan dan bisnis, mengingat Bandung dan Yogyakarta merupakan dua kota pendidikan utama di Indonesia.
Untuk operasional penerbangan, Wings Air menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi. Pesawat ini dirancang untuk rute jarak pendek hingga menengah dengan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan penumpang.
“Penggunaan ATR 72 memungkinkan maskapai menjaga keberlanjutan konektivitas antarkota, termasuk ke bandara-bandara strategis di berbagai daerah Indonesia,” tambah Danang.