
Kabarjawa – Makna mendalam, Kepergian Ricky Siahaan, gitaris dari band Seringai, menyisakan duka mendalam di kalangan penggemar musik dan rekan musisi. Tak hanya dikenal lewat permainan gitarnya yang energik dan berkarakter, sosok Ricky juga dikenang sebagai pribadi yang hangat dan inspiratif.
Saat jenazah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, suasana haru berpadu dengan penghormatan unik yang sarat makna, mencerminkan eratnya hubungan Ricky dengan dunia musik yang ia cintai.
Gitar Hitam: Simbol Perjalanan Terakhir
Sebuah gitar berwarna hitam yang berdiri tegak di depan peti jenazah menjadi perhatian banyak orang. Gitar tersebut bukan sekadar properti, namun memiliki nilai emosional yang tinggi.
Alat musik itu merupakan gitar terakhir yang digunakan Ricky saat tampil di Jepang, sebelum ia wafat akibat serangan jantung pada 19 April 2025. Gitar ini telah disetel secara khusus sebelum pertunjukan dan menjadi saksi bisu dari penampilan terakhir sang musisi.
Stiker di Peti Jenazah: Representasi Cinta dan Solidaritas
Selain gitar, hal lain yang menarik perhatian adalah peti jenazah Ricky yang dipenuhi stiker dari berbagai band dan brand musik. Stiker-stiker ini ditempelkan oleh sahabat, musisi, dan rekan seangkatannya sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Mulai dari band legendaris seperti Misfits, Fugazi, hingga musisi lokal seperti Hindia dan brand kenamaan seperti Vans, semuanya menggambarkan luasnya jaringan persahabatan dan pengaruh Ricky di skena musik.
Tanda Penghormatan dari Rekan Musisi
Beberapa musisi ternama turut hadir untuk memberikan penghormatan langsung. Band GIGI, diwakili oleh Gusty Hendi, juga ikut menempelkan stiker di peti Ricky.
Menurut para sahabatnya, aksi ini bukan semata-mata untuk keindahan visual, tetapi sebagai simbol cinta, kenangan, dan penghargaan atas kontribusi Ricky terhadap dunia musik Indonesia.
Jadwal Pemakaman
Setelah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD, Jakarta Pusat, prosesi pemakaman Ricky Siahaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 14.00 WIB di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Banyak pihak diperkirakan akan hadir untuk melepas kepergian salah satu musisi terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Ricky Siahaan bukan hanya meninggalkan karya musik yang luar biasa, tetapi juga kenangan indah bagi semua yang mengenalnya. Gitar hitam dan deretan stiker di peti jenazahnya menjadi simbol cinta, penghormatan, dan warisan semangat bermusik yang tak akan pernah padam.
Kepergiannya menjadi momen refleksi bagi dunia musik tanah air akan pentingnya persahabatan, solidaritas, dan cinta sejati terhadap seni.(Kabarjawa)